MAU TAHU SOLUSI AGAR KAKI KAMU GAK LECET SAAT MEMAKAI KAKI PALSU? INI TIPSNYA

Timbulnya luka pada pasien saat belajar menggunakan kaki palsu sering terjadi pada saat belajar berjalan dan terutama pada ujung amputasinya. Resiko luka pada ujung amputasi lebih sering terjadi pada pasien yang menggunakan kaki palsu bawah lutut. Berikut ini beberapa kiat atau strategi menghindari potensi yang bisa menjadi pemicu timbulnya luka pada ujung amputasi saat tu Ihan berjalan menggunakan kaki palsu:

  1. Kenali Faktor Penyebab Luka
    Salah satu faktor paling utama timbulnya luka pada ujung amputasi adalah adanya riwayat penyakit diabetes pada pasien tersebut. Oleh karena itu, saat pembuatan kaki palsu, minimal 5 bulan pasca amputasi harus diperhatikan.
  2. Pastikan Lukanya Sembuh
    Pastikan lukanya benar-benar sudah sembuh sebelum melakukan latihan berjalan dengan memakai kaki palsu.
  3. Hentikan Latihan Jika Ada Nyeri
    Apabila saat berjalan dengan memakai kaki palsu tersebut terasa ada nyeri atau perih, maka segera hentikan latihan sambil melepas kaki palsunya serta memeriksa kembali bagian yang terasa nyeri.
  4. Teknik Berjalan yang Benar
    Saat latihan naik turun tangga, pastikan saat naik tangga, kaki normal yang lebih dahulu melangkah, dan saat turun tangga, kaki palsu hendaknya lebih yang melangkah.
  5. Posisi Soket yang Tepat
    Pada saat memasukkan soft soket ke hard soket kaki palsu, hendaknya tepat pada posisinya, sehingga saat berjalan akan terasa nyaman dan pas.
  6. Lapisan Kaos Kaki yang Tepat
    Apabila anda merasakan kaki palsunya sudah longgar, hendaknya menambah lapisan kaos kaki guna menghindari ujung amputasi tumpuan beban tubuh pada kaki palsu.
  7. Latihan Bertahap
    Saat awal memakai kaki palsu, hendaknya lakukan latihan secara bertahap, baik baik frekuensi latihan maupun durasi latihannya. Saat pertama kali memakai kaki palsu, perhatikan petunjuk dan arahan teknisi kaki palsu anda yang telah diajarkan.
  8. Periksa Kaki Palsu Setiap 20 Meter
    Saat awal latihan ini, setiap berjalan sekitar 20 meter, kaki palsunya dilepas untuk di periksa, apa ada bagian yang mengalami kemerahan atau tekanan pada bagian amputasinya. Bila ini terjadi, hendaknya latihan nya di cukupkan sambil menunggu kemerahan atau tekanan tersebut berangsur hilang, atau teknisi kaki palsu akan mengecek apa soketnya perlu diperbaiki.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi risiko timbulnya luka pada ujung amputasi saat menggunakan kaki palsu.

Kenalan Dengan Penulis

Lahir di Kota Pare - Pare, Sulawesi Selatan, pada 2 Agustus 1972. Telah Lebih dari 20 Tahun di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusudo, Kami Bertugas Melayani Pasien Amputasi yang membutuhkan layanan kaki palsu dan tangan palsu, serta alat bantu ortopedi lainnya.
Kami Terus Berupaya melayani kebutuhan kaki palsu dan tangan palsu, serta alat bantu ortopedi lainnya dengan kualitas yang terbaik dan harga terjangkau sesuai dengan kondisi/kebutuhan pasien.

ABDUL RAZAK
Harapan Medika Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini