Membuat kaki palsu khususnya kaki palsu bawah lutut termasuk jenis kaki palsu yang paling banyak dikerjakan seorang teknisi kaki palsu, hal ini tentu disebabkan angka kecacatan yang berakibat dilakukan tindakan amputasi pada area betis lebih banyak dibanding area yang yang lain.Untuk itu fungsi sendi lutut sangat penting diperhatikan pasca amputasi agar tetap bisa bergerak secara sempurna. Salah satu kendala bagi seorang teknisi kaki palsu ini manakala fungsi sendi lutut ini mengalami kekakuan.
Daftar isi
Mengapa Lutut Kaku Menjadi Masalah Besar?
Kekakuan sendi pada pasien amputasi bawah lutut adalah problem tersendiri dalam merancang kaki palsu guna mendapatkan pola jalan yang ideal serta menghindari luka pada ujung amputasi. Semakin besar kekakuan pada sendi lutut,maka semakin beresiko timbul rasa nyeri dan luka pada ujung amputasi.
Faktor Penyebab Lutut Kaku Pasca Amputasi
Ada beberapa faktor yang sering tidak disadari oleh pasien:
1. Model Amputasi yang Terlalu Pendek
Salah faktor penyebab resiko kekakuan pada amputasi bawah lutut adalah model amputasi yang pendek (short stump) yaitu kurang 9 cm dari bawah tempurung(patella). Dan terkadang bagi tenaga medis yang berpengalaman,biasa dilakukan pemasangan spalak posisi lurus pada bagian belakang lutut pasca amputasi.
2. Kurangnya Edukasi Perawatan di Rumah
Kurangnya informasi dan edukasi dari tenaga medis tentang perawatan pasca amputasi juga menjadi faktor timbul kekakuan lutut. Terkadang pasien merasa nyaman ketika meletakkan bantal dibawah lutut pada bagian yang sudah di amputasi dalam waktu yang berbulan selama berada dirumah, sehingga kebiasaan ini justru menjadi pemicu terjadinya kekakuan pada lutut.
3. Masa Rentan 3 Bulan Pertama
Faktor penyebab biasa timbulnya kekakuan pada sendi lutut pasca amputasi yaitu kurang informasi tentang cara perawatan dan hal yang perlu dilakukan dan dihindari selama pulang kerumah dan menunggu masa waktu yang tepat untuk di buatkan kaki palsu. Masa rentan pasca amputasi selama 3 bulan itu,bisa beresiko terjadi kekakuan pada lutut akibat lama tidak digerakkan.
Risiko Memakai Kaki Palsu Jika Lutut Kaku (Lebih dari 20 Derajat)
Apabila kekakuan lutut melebihi 20 derajat, maka saat memakai kaki palsu akan kesulitan menapakkan kaki palsunya secara sempurna sehingga dapat memicu resiko luka pada bagian ujung amputasi akibat beban tubuh pada saat berdiri dan berjalan akan memberikan tekanan dan gesekan. Apalagi terkadang rasa nyeri juga menyertai keluhan pada pasien tersebut.
Solusi dan Latihan Bertahap untuk Lutut Kaku
Dalam pengalaman beberapa pasien Mengalami kekakuan pada lutut, latihan bertahap dengan bantuan 2 tongkat sangat bermanfaat dalam mengurangi resiko luka dan nyeri. Memberikan latihan bertahap dan rutin seperti ini dalam beberapa Minggu akan mempermudah dan mengurangi derajat kekakuan secara signifikan.
Home program dan edukasi kepada pasien setelah pulang sangat dibutuhkan guna tetap memantau perkembangan latihan selama dirumah.
Pentingnya Peran Teknisi Kaki Palsu Berpengalaman
Olehnya itu pengalaman dan jam terbang seorang teknisi kaki palsu sangat penting dalam menangani kasus seperti ini.
Sebagai catatan penting, bahwa rancangan kaki palsu untuk pasien yang mengalami kekakuan sendi lutut pasca amputasi dalam beberapa tahun boleh jadi perlu kembali diperbaharui settingan kaki palsunya guna mendapatkan pola jalan yang lebih baik.
Agar sendi lutut tetap bisa bergerak secara sempurna saat menggunakan kaki palsu.
Kesulitan untuk mendapatkan pola jalan yang ideal serta menghindari luka pada ujung amputasi.
Model amputasi yang panjang puntungnya kurang dari 9 cm dari bawah tempurung lutut (patella).
Pemasangan spalak dengan posisi lurus pada bagian belakang lutut.














