Kisah pengguna kaki palsu ini juga cukup menarik. Hidup di daerah pegunungan Fakfak, wanita separuh baya ini bersama ibunya datang jauh dari Papua yang didampingi jajaran dinas sosial Fakfak untuk dibuatkan kaki palsu tipe kaki palsu atas lutut.
Berbekal tekad kuat dan semangat serta pelayanan prima yang senantiasa diberikan oleh petugas dinas sosial Fakfak, menuju Makassar. Beliau mendapat pendampingan selama dalam proses pembuatan kaki palsunya.
Dalam riwayat perjalanan pasien ini, ternyata beliau didiagnosis sebelumnya mengidap penyakit epilepsi (penyakit ayan). Dan dari sinilah bermula cerita beliau mendapat musibah yang menyebabkan diharuskan untuk dilakukan amputasi di paha kanannya.
Saat itu dia sementara menggoreng makanan, tiba-tiba penyakit epilepsinya kambuh dan menggelepar tanpa sadarkan diri, sehingga sekujur tubuhnya terutama tangan dan kakinya tersiram minyak panas yang mengakibatkan api di kompor membakar pakaian dan tubuhnya.
Dalam masa kritis pasca kejadian itu, beliau mendapatkan perawatan intensif di RS setempat, terutama penanganan luka bakar yang dideritanya.
Setelah menjalani masa pemulihan dan penyembuhan lukanya selama beberapa bulan, akhirnya mulai kembali beraktifitas dengan bantuan 2 tongkat yang setia menemaninya melangkah di jalan yang berbukit dan berbatu di kampungnya.
Dan akhirnya, berkat empati dan perhatian terhadap warganya, aparat pemerintah Fakfak Papua setempat terutama jajaran dinas sosial bergerak cepat memberikan perhatian dalam memberikan layanan sosial secara maksimal kepada rakyat yang membutuhkan bantuan melalui dinas sosial terkait.
Bukan hanya bantuan finansial berupa bantuan kaki palsu saja, melainkan bantuan akomodasi, transportasi pesawat, penginapan selama di Makassar diberikan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada warganya. Dan Alhamdulillah setelah menjalani pengukuran kaki palsu dan casting kaki palsu di Harapan Medika Makassar, mulailah dilakukan latihan berdiri dan melangkah secara bertahap di paralel bar. Dan memasuki latihan kedua dengan kaki palsu tersebut, mulai diajarkan berjalan naik turun tangga dan latihan di daerah yang area bergelombang.
Bagi kami selaku teknisi kaki palsu selalu memberikan arahan dan petunjuk cara belajar kaki palsu yang baik dan benar.









