Berbagai produk terbaik kami persembahkan untuk Anda, seperti kaki palsu, tangan palsu, dan alat bantu ortopedi lainnya.
Jaminan Garansi
Sebagai wujud atau bukti kualitas kami, Harapan Medika Makassar memberikan garansi atas setiap produk kaki palsu yang kami produksi
Jaminan Kualitas
Produk Harapan Medika Makassar merupakan hasil karya ahli orthotik prostetik yang sudah melalui pendidikan resmi dan berpengalaman
Pelayanan Terbaik
Pelayanan terbaik dari kami kepada konsumen yang meliputi pelayanan pre-sales, after sales, dan konsultasi gratis.
Salam Kenal ..
Lahir di Kota Pare - Pare, Sulawesi Selatan, pada 2 Agustus 1972. Telah Lebih dari 20 Tahun di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusudo Kami Bertugas Melayani Pasien yang membutuhkan karya kaki palsu, tangan palsu, serta alat bantu ortopedi lainnya.
Kami Terus Berupaya menyediakan kaki palsu, tangan palsu, dan alat bantu ortopedi lainnya dengan kualitas yang terbaik dan lebih moderen.
Prostetik adalah seni menyediakan anggota badan tiruan (prostesis) untuk orang yang memiliki kehilangan anggota tubuh bagian atas atau bawah (atau defisiensi). Prostesis mungkin diperlukan untuk mengakomodasi defisiensi kelahiran, cedera traumatis, atau komplikasi dari penyakit seperti kanker atau diabetes. Semua prostesis kami adalah adat untuk kebutuhan dan tujuan individu. Kami menyesuaikan pasien dari usia beberapa bulan hingga usia 90-an.
Orthotic adalah perangkat eksternal yang diterapkan pada kaki, lengan, atau dada untuk memberikan dukungan, mengurangi rasa sakit, memperbaiki kelainan bentuk dan mencegah perkembangan kelainan bentuk. Setiap perangkat dirancang untuk mengatasi presentasi klinis spesifik pasien setelah evaluasi yang cermat. Tujuannya adalah mengembalikan stabilitas dan mobilitas maksimum.
Apa yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat ?
Kadang-kadang, seorang pasien dapat mengalami situasi ketidaknyamanan yang dalam dan rasa sakit, yang mungkin mengindikasikan perlunya perhatian segera. Untuk alasan ini, kami selalu siap siaga untuk membantu anda mengatasi keadaan darurat ini. Harap jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda merasa berada dalam situasi darurat!
Jika Anda pasien kami dan ingin memberikan tanggapan Anda atau jika Anda hanya ingin mengatakan "Hai", silakan ikuti kami dan menghubungi kami melalui platform berikut:
Apakah Anda atau keluarga sedang berjuang menyesuaikan diri dengan kaki palsu, namun khawatir dengan kondisi ujung amputasi (stump) yang sensitif? Anda tidak sendirian.
Kondisi luka...
Ringkasan Cepat (TL;DR) Tentang Ngilu Lutur Pakai Kaki Palsu.
Masalah Umum: Rasa nyeri dan ngilu pada persendian lutut sering terjadi pada pasien amputasi bawah lutut.
Penyebab...
Intisari Tulisan:
Sinyal Tubuh: Keluarnya cairan adalah respons alami tubuh yang menandakan adanya kelainan atau benda asing pasca amputasi.
Penyebab Utama: Seringkali disebabkan oleh infeksi tulang...
Kasus amputasi kaki di era modern ini semakin meningkat. Seringkali, dokter bedah harus mengambil keputusan berat berupa amputasi demi menyelamatkan nyawa pasien dari risiko...
Bagi pasien amputasi, komponen yang paling krusial pada sebuah prostesis bukanlah sendi atau telapaknya saja, melainkan kenyamanan dan akurasi ukuran soket kaki palsu. Soket...
Mengapa Kaki Palsu Harus Ringan? Ini Alasannya
Seringkali, pengguna prostesis mengeluhkan bobot kaki palsu yang terasa membebani. Keluhan ini sangat umum terjadi, terutama pada pasien...
Tips Memilih Kaki Palsu Berkualitas Sesuai Harga yang Anda Bayar
Saat ini, layanan pembuatan kaki palsu makin mudah ditemui. Berbagai komponen kaki palsu impor juga ditawarkan oleh banyak distributor. Dibandingkan dengan alat kesehatan lain, kaki palsu adalah hasil karya seorang teknisi khusus yang punya keunikan tersendiri.
Ambil contoh, jika Anda memerlukan kursi roda atau tongkat ketiak, Anda tinggal datang ke toko alat kesehatan. Produk-produk ini biasanya sudah tersedia dalam berbagai ukuran, sehingga bisa langsung Anda bawa pulang.
Namun, untuk kaki palsu, prosesnya lebih rumit dan memerlukan penanganan khusus. Mulai dari pengukuran yang akurat, hingga pemilihan bahanโbaik lokal maupun imporโyang harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu. Di Indonesia sendiri, ada banyak jenis dan tipe kaki palsu yang tersedia, dari bahan yang paling sederhana sampai yang paling canggih dan mewah.
Karena banyaknya pilihan dan penawaran harga yang beragam, Anda sebagai calon pembeli harus lebih berhati-hati. Apalagi jika tawaran datang secara daring dan pengukuran hanya dilakukan lewat video call. Meskipun harganya terdengar murah, kualitas kaki palsu yang Anda dapatkan kemungkinan tidak akan sesuai standar.
Banyak klien atau pasien yang datang ke tempat kami mengeluhkan berbagai masalah, seperti luka di ujung amputasi, rasa nyeri, jalan pincang, dan masalah lain yang muncul akibat penggunaan kaki palsu yang tidak pas.
Sebagai saran, carilah pembuat kaki palsu yang berpengalaman dan hasil karyanya sudah terbukti berkualitas. Pastikan juga karyanya bisa dipertanggungjawabkan secara profesional.
INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH
Ketika seseorang dihadapkan pada diagnosis kanker yang memerlukan amputasi, perhatian utama seringkali beralih ke proses pemulihan dan adaptasi terhadap kehidupan baru dengan kaki palsu. Namun, ada satu aspek krusial yang sering terabaikan, yaitu deteksi dini sel kanker yang mungkin masih tersisa setelah amputasi. Langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran kanker lebih lanjut dan memastikan hasil terapi yang efektif.
Mengenali Gejala Awal Kanker: Sebuah Pengingat Penting
Sebelum membahas lebih jauh tentang deteksi dini pasca amputasi, ada baiknya kita mengingat kembali gejala umum kanker yang perlu diwaspadai. Pengenalan dini terhadap tanda-tanda ini dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah komplikasi serius.
Benjolan atau Pembengkakan: Munculnya benjolan yang tidak biasa atau pembengkakan yang tidak kunjung hilang pada bagian tubuh mana pun.
Nyeri Persisten: Nyeri yang tidak kunjung hilang pada area tertentu, terutama jika bertambah parah seiring waktu.
Perubahan Kulit: Munculnya ruam, luka yang sulit sembuh, perubahan warna kulit, atau tahi lalat yang berubah bentuk/ukuran.
Penurunan Berat Badan Drastis: Kehilangan berat badan secara signifikan tanpa alasan yang jelas atau upaya diet.
Kelelahan Ekstrem: Rasa lelah yang berlebihan dan tidak hilang setelah istirahat, yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Batuk Berkepanjangan: Batuk yang tidak kunjung sembuh, terutama jika disertai dahak berdarah.
Perubahan Kebiasaan Buang Air: Perubahan yang berkepanjangan pada kebiasaan buang air besar (sembelit, diare) atau buang air kecil (kesulitan, nyeri, frekuensi).
Pendarahan Tidak Normal: Pendarahan dari vagina, anus, atau saluran kemih yang tidak wajar atau tanpa sebab jelas.
Berdasarkan pengalaman klinis, banyak pasien terlambat mendapatkan penanganan medis. Keterlambatan ini sayangnya meningkatkan risiko metastasis (penyebaran) sel kanker ke organ tubuh lainnya, membuat pengobatan menjadi lebih kompleks.
Amputasi Tungkai Bawah: Ketika Kanker Menyerang Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, kasus kanker pada tungkai kaki seringkali berujung pada tindakan amputasi tungkai bawah. Keputusan ini diambil setelah diagnosis yang mengonfirmasi keberadaan sel kanker yang tidak dapat diatasi dengan metode lain.
Setelah tindakan amputasi, pasien akan menjalani serangkaian proses pemulihan dan program rehabilitasi yang meliputi latihan kapasitas fisik dan, yang tak kalah penting, pembuatan kaki palsu.
Peran Krusial Deteksi Sisa Sel Kanker Pasca Amputasi
Inilah poin krusialnya: seringkali fokus program akhir terapi diserahkan sepenuhnya kepada teknisi kaki palsu. Namun, sangat penting bagi seorang teknisi, atau siapa pun yang terlibat dalam perawatan pasien, untuk tidak serta merta melanjutkan pembuatan kaki palsu tanpa melakukan pemeriksaan ulang yang teliti. Pertanyaannya: Apakah masih ada sel kanker yang tersisa pasca amputasi?
Deteksi adanya sisa sel kanker ini sangat memengaruhi keberhasilan pasien dalam menggunakan kaki palsu. Jika sel kanker masih aktif dalam tubuh pasien, penggunaan kaki palsu dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka, bahkan memperburuk kondisi fisiknya secara keseluruhan. Hal ini dapat terjadi karena tubuh pasien masih berjuang melawan sisa sel kanker, dan tekanan atau iritasi dari kaki palsu bisa menjadi pemicu komplikasi.
Pentingnya MRI atau CT Scan: Menyingkap Sisa Sel Kanker
Untuk mengungkap ada tidaknya sel kanker yang masih tersisa dalam tubuh pasien, pemeriksaan MRI atau CT scan wajib dilakukan. Kedua pencitraan medis ini memiliki kemampuan untuk memberikan gambaran detail tentang kondisi jaringan lunak dan tulang, sehingga dapat mengidentifikasi keberadaan sel kanker yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif ada sisa sel kanker, sebagai teknisi kaki palsu atau profesional medis, kami sangat menyarankan untuk menunda pemakaian kaki palsu. Prioritas utama haruslah penanganan sel kanker yang tersisa tersebut. Ini mungkin melibatkan kemoterapi, radioterapi, atau tindakan medis lainnya yang direkomendasikan oleh tim onkologi.
Dengan memastikan tubuh pasien bersih dari sel kanker yang tersisa, kita tidak hanya meningkatkan peluang keberhasilan penggunaan kaki palsu, tetapi juga memberikan kesempatan terbaik bagi pasien untuk pulih sepenuhnya dan menjalani hidup yang lebih berkualitas.
Kembali Berjalan dengan Percaya Diri: Panduan Lengkap Kaki Palsu Atas Lutut untuk Hidup yang Lebih Mandiri
Kaki palsu atas lutut, atau yang dikenal sebagai transfemoral prosthesis atau above knee prosthesis, adalah alat bantu yang dirancang khusus untuk pasien amputasi di daerah paha (femur). Artikel ini akan membahas informasi lengkap seputar kaki palsu atas lutut, termasuk persiapan, syarat ideal, dan faktor pendukung untuk penggunaan yang optimal.
Apa Itu Kaki Palsu Atas Lutut?
Kaki palsu atas lutut adalah prostesis yang digunakan oleh pasien amputasi di atas lutut. Alat ini membantu pasien untuk kembali beraktivitas dengan lebih mandiri. Namun, penggunaan kaki palsu jenis ini memerlukan persiapan fisik dan latihan khusus, seperti kemampuan berdiri dan melangkah menggunakan dua tongkat.
Syarat Ideal untuk Menggunakan Kaki Palsu Atas Lutut
Sebelum menggunakan kaki palsu atas lutut, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:
Waktu Operasi: Setidaknya sudah 3 bulan pasca-operasi amputasi.
Kondisi Luka: Luka amputasi harus sudah sembuh total.
Pembalutan: Bagian amputasi perlu dibalut sebelum dilakukan pengukuran dan casting.
Faktor Pendukung untuk Adaptasi Kaki Palsu Atas Lutut
Agar penggunaan kaki palsu atas lutut lebih optimal, ada beberapa faktor pendukung yang perlu diperhatikan:
Latihan Fisik dan Keseimbangan
Pasien perlu melatih kemampuan fisik, keseimbangan, dan koordinasi tubuh saat berjalan menggunakan dua tongkat.
Pemeriksaan Kesehatan Khusus
Bagi pasien amputasi akibat tumor, penting untuk melakukan pemeriksaan laboratorium darah guna memastikan tidak ada sisa sel tumor dalam tubuh. Jika sudah dinyatakan bebas tumor, proses pengukuran kaki palsu dapat dilanjutkan.
Jika masih menjalani pengobatan seperti kemoterapi, sebaiknya menunda penggunaan kaki palsu hingga dinyatakan bebas tumor.
Pertimbangan Usia
Pasien lanjut usia di atas 60 tahun perlu mempertimbangkan kemampuan fisik sebelum menggunakan kaki palsu.
Tahapan Latihan Penggunaan Kaki Palsu Atas Lutut
Proses latihan penggunaan kaki palsu atas lutut melibatkan beberapa tahapan:
Latihan Berdiri dengan Keseimbangan
Belajar Melangkah dan Berjalan di Paralel Bar
Berjalan Menggunakan Dua Tongkat
Belajar Naik Turun Tangga
Berjalan Tanpa Tongkat
Tahapan ini memerlukan waktu dan beberapa kali pertemuan dengan teknisi kaki palsu untuk mencapai hasil maksimal sesuai kondisi fisik pasien.
Kesimpulan
Kaki palsu atas lutut adalah solusi bagi pasien amputasi paha untuk kembali beraktivitas. Namun, penggunaan alat ini memerlukan persiapan fisik, pemeriksaan kesehatan, dan latihan bertahap. Dengan memenuhi syarat ideal dan faktor pendukung, pasien dapat beradaptasi dengan baik dan mencapai hasil yang optimal.
Hubungi Kami Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi seputar kaki palsu atas lutut, hubungi kami di +62 853-9484-9766. Kami siap membantu Anda mendapatkan solusi terbaik sesuai kebutuhan.
Artikel ini membahas tentang fenomena umum yang dialami banyak orang yaitu lecet setelah menggunakan kaki palsu. Apakah kamu pernah mengalami situasi dimana setelah menggunakan kaki palsu selama beberapa waktu, kulitmu mulai terasa sakit dan terdapat luka? Jika ya, maka artikel ini sangat cocok untuk dibaca!
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara spesifik apa saja penyebab utamanya, mulai dari kondisi awal pemakaian kaki palsu hingga tips-tips praktis untuk mengobati dan mencegah lecet ketika menggunakan alat prostetik ini.
Mari kita simak bersama-sama!
Ada fenomena umum yang dialami oleh banyak orang yaitu lecet setelah menggunakan kaki palsu. Apakah kamu pernah mengalami situasi dimana setelah menggunakan kaki palsu selama beberapa waktu, kulitmu mulai terasa sakit dan terdapat luka? Jika ya, maka artikel ini sangat cocok untuk dibaca!
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara spesifik apa saja penyebab utamanya, mulai dari kondisi awal pemakaian kaki palsu hingga tips-tips praktis untuk mengobati dan mencegah lecet ketika menggunakan alat prostetik ini. Mari kita simak bersama-sama!
Kejadian lecet pada pasien yang menggunakan kaki palsu adalah hal yang umum, terutama pada tahap awal pemakaian. Kasus ini sering dialami oleh pasien yang telah menjalani amputasi di bawah lutut.
Pentingnya Evaluasi oleh Teknisi Kaki Palsu
Ketika seorang pasien mengalami lecet, sangat penting untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan mendalam oleh teknisi kaki palsu. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab timbulnya luka, khususnya di area ujung amputasi.
Tahapan Latihan yang Diperlukan
Pada awal penggunaan kaki palsu, pasien perlu menjalani latihan secara bertahap. Ini mencakup pengaturan durasi dan frekuensi latihan setiap hari. Luka yang disertai kemerahan pada kulit biasanya masih akan terlihat dalam periode satu hingga empat bulan setelah pemakaian. Oleh karena itu, penggunaan kaki palsu sebelum memenuhi syarat pembuatan dapat menyebabkan munculnya luka baru.
Penyebab Lecetnya Bekas Luka
Beberapa penyebab lecet termasuk bekas luka yang belum sembuh sepenuhnya, yang ditandai dengan kemerahan kulit atau jaringan parut di sepanjang jahitan. Bagi pasien yang tinggal di daerah berbukit, sangat penting untuk mengikuti petunjuk dan teknik berjalan yang telah diajarkan oleh teknisi kaki palsu.
Faktor Penyebab Lainnya Yang Membuat Lecet di Bekas Luka
Faktor lain yang dapat menyebabkan luka lecet adalah soket kaki palsu yang tidak pas, baik terlalu sempit atau longgar. Dalam beberapa kasus, desain kaki palsu itu sendiri mungkin perlu diperbaiki atau diganti, terutama jika teknisi yang merawat belum berpengalaman.
Tindakan Penanganan Yang Sebaiknya di Lakukan Ketika Lecet di Bagian Luka
Jika lecet terjadi, tindakan penanganan yang perlu dilakukan meliputi menjaga kebersihan luka untuk mencegah infeksi, menutup luka dengan kain kasa steril, dan jika diperlukan, menggunakan obat luka seperti supratule untuk mempercepat proses penyembuhan.
Istirahat Sejenak dari Pemakaian
Hal yang sangat penting adalah memberikan perhatian khusus pada istirahat dari pemakaian kaki palsu hingga luka lecet benar-benar sembuh. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan proses penyembuhan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Semoga informasi yang kami sajikan dapat membantu kamu dalam menghadapi masalah lecet setelah menggunakan kaki palsu. Ingatlah bahwa kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan tubuh sangat penting dalam menjaga kualitas hidup yang optimal. Terima kasih telah berkunjung Untuk informasi lanjutan terkait topik ini, silakan hubungi HARAPAN MEDIKA MAKASSAR, Untuk Layanan Jasa Pembuatan Kaki Palsu dan Tangan Palsuย
Harga kaki palsu terjangkau dengan kualitas terbaik? Hanya di Harapan Medika Makassar. Kami menyediakan berbagai pilihan kaki palsu untuk memenuhi kebutuhan Anda. Dapatkan kaki palsu yang ringan dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari. #hargakakipalsu #kakipalsu #alatbantujalan #kesehatan
Amputasi tidak harus membatasi aktivitas Anda. Dengan kaki palsu yang tepat, Anda bisa kembali berjalan, berlari, bahkan melakukan olahraga. Harapan Medika Makassar menawarkan berbagai pilihan kaki palsu ringan dengan harga terjangkau. Konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami dan dapatkan kaki palsu yang sesuai dengan apa yang anda inginkan.
Kaki Palsu: Kebutuhan Pokok Pasca Amputasi
Kaki palsu merupakan kebutuhan pokok dan penting bagi seseorang yang telah mengalami amputasi tungkai kaki. Aktivitas fungsional berjalan dalam kehidupan sehari-hari yang dirasakan sebagai kenangan pasca amputasi kaki yang dialami.
Pertanyaan Umum: Harga dan Berat Ringannya Kaki Palsu
Dalam beberapa pengalaman pasien yang ingin mendapatkan layanan kaki palsu, ada dua pertanyaan yang sering diutarakan oleh keluarga maupun pasien itu sendiri: harga kaki palsu dan berat ringannya kaki palsu.
Faktor Penentu Berat Ringannya Kaki Palsu
Terkait dengan bobot kaki palsu ini, kami selaku teknisi akan memberikan beberapa faktor yang menjadi penentu berat ringannya kaki palsu tersebut. Pada umumnya, kaki palsu memang tergolong jenis protesa yang membutuhkan fisik yang baik guna memaksimalkan aktivitas fungsional berjalan dan adaptasi gerakan tubuh saat menggunakan kaki palsu.
Perbedaan Berat Kaki Palsu
Terutama untuk pasien amputasi di atas lutut, tentu berat kaki palsunya dua kali lipat dibanding pasien amputasi bawah lutut. Pada beberapa komponen kaki palsu impor, baik foot, persendian, adaptor, tube, dan soket kaki palsu telah disediakan beberapa pilihan material yang beragam.
Pemilihan Material Soket
Pada umumnya, komponen kaki palsu ini dapat dipakai pasien dengan berat badan 45-100kg. Peranan seorang teknisi kaki palsu khusus untuk pasien yang berat badannya di bawah 60kg untuk mampu merancang kaki palsu yang ideal guna menggantikan komponen yang lebih ringan. Pemilihan material soket adalah sangat berperan dalam mengurangi bobot berat kaki palsu.
Material Soket yang Paling Ringan
Diantara soket yang paling ringan dan nyaman digunakan adalah material polipropilen dan carbon. Hal tersebut berbanding terbalik dengan material fiber/resin serta lapisan aluminium yang mempunyai bobot yang jauh lebih berat. Bagi teknisi kaki palsu yang berpengalaman, material adaptor impor yang berat dapat digantikan material lain yang lebih ringan seperti mengganti atau merancang adaptor yang lebih ringan tanpa mengurangi kekuatan kaki palsu itu sendiri.
Harapan Medika Makassar: Solusi Layanan Kaki Palsu dan Tangan Palsu di Indonesia
Jika Anda sedang mencari layanan kaki palsu dan tangan palsu yang berkualitas di Indonesia, maka Harapan Medika Makassar adalah pilihan yang tepat. Dengan teknologi dan material yang canggih, kami dapat memberikan kaki palsu yang ringan, nyaman, dan memaksimalkan aktivitas fungsional berjalan. Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk mendapatkan kaki palsu yang ideal untuk kebutuhan Anda.
Penutup:
Dengan demikian, kaki palsu bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi juga merupakan bagian dari kehidupan yang normal. Jangan biarkan amputasi menghalangi Anda dari melakukan aktivitas sehari-hari. Pilihlah Harapan Medika Makassar sebagai solusi layanan kaki palsu dan tangan palsu di Indonesia. Kami siap membantu Anda kembali berjalan dengan nyaman dan bebas.
Pembuluh Darah Tersumbat Akibat Merokok, Kaki di Amputasi
HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Menyediakan Berbagai Jenis Kaki dan Tangan Palsu Sesuai dengan Jenis Amputasi Pasien. KAMI DI SINI SIAP MEMBANTU PASIEN YANG MEMERLUKAN KAKI PALSU.
Kisah pasien amputasi ini sangat menarik dan berharga. Pasien ini awalnya datang untuk berkonsultasi tentang kaki palsu tipe bawah lutut yang sesuai dengan lokasi batas ujung amputasi di sekitar betisnya. Suasana percakapan yang begitu santai dan bersahabat, dimana beliau mengisahkan hasil diagnosis dokter bahwa penyebab amputasi kakinya akibat gangren atau kematian jaringan pada kakinya akibat suplai oksigen dan makanan yang tersumbat di saluran pembuluh darah kakinya.
Kasus ini tentu disebabkan oleh kebiasaan merokok yang bertahun-tahun. Namun, ada hal yang menarik dari percakapan ini, bahwa ternyata diagnosis penyebab amputasinya tidak dapat diterima oleh akal pikirannya. Satu hal yang mendasarinya adalah begitu banyak orang seperti dia yang mempunyai kebiasaan yang sama namun mereka juga tidak di amputasi.
Akhirnya, setelah mendapatkan informasi tentang rincian kaki palsu, beliau berniat untuk segera melakukan pengukuran kaki palsunya setelah lukanya nanti sembuh secara permanen.
Setelah pertemuan ini berlalu beberapa bulan atau tahun lamanya. Dan kabarnya pun tak pernah terdengar lagi. Sehingga kejadian itu terus berlanjut begitu saja.
Namun, dalam suatu kesempatan, saya melakukan visitasi pasien di perawatan ortopedi di RS Wahidin. Tiba-tiba terdengar suara yang menyapa dan memberi salam.
Pak? Apa masih kenal? Saya dulu yang pernah datang berkonsultasi seputar kaki palsu!
Dan inilah jawabannya pak. Saya harus menanggung resiko amputasi lagi sampai di paha karena mengabaikan peringatan dokter untuk berhenti merokok!
Kini nasi sudah menjadi bubur. Segala penyesalan tiada berguna lagi, dan yang terpenting adalah menghadapi segalanya dengan penuh kesabaran dan hanya mengharapkan ampunan Allah.
Namun, semua musibah itu bukan akhir dari segalanya, insya Allah kedepan setelah menyelesaikan proses pemulihannya. Selanjutnya akan kembali dilakukan prosedur pengukuran kembali kaki palsu untuk tipe kaki palsu atas lutut.
Jadi, dari kisah ini, kita dapat menyimpulkan bahwa merokok dapat menjadi penyebab amputasi kaki. Kebiasaan merokok yang bertahun-tahun dapat menyebabkan gangren atau kematian jaringan pada kaki, yang akhirnya dapat menyebabkan amputasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan tubuh kita dengan baik.
PNS Diuji Diabetes, Stroke, dan Amputasi, Semangatnya Tak Padam!
Sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Itulah ungkapan bagi orang mendapat musibah secara beruntun dalam waktu yang bersamaan. Peribahasa itu pula yang mungkin orang bisa melihat pada diriku yang saat ini menimpaku.
Menjalani hidup sebagai PNS di PU unit departemen perumahan, kesibukan demi kesibukan guna menyelesaikan semua program perumahan yang diemban saat ini. Dan itulah rutinitas diriku setiap hari. Dan seiring dengan waktu, dimasa usia yang telah menginjak 50 tahun, kekuatan dan kesehatan mulai menurun dan ketetapan dan ujian kesabaran bermula dari sini.
Penyakit diabetes mulai menggerogoti tubuhku yang efeknya mengundang resiko penyakit yang lain. Serangan stroke (kelumpuhan separuh badan) menambah ujian yang semakin memberikan guncangan ujian yang cukup berat. Dan tidak sampai disitu. Beberapa bulan saja dokter kembali memberikan vonis amputasi pada kaki sehat yang sebelumnya muncul luka gangren yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Namun, kasih sayang Allah dan petunjuk-Nya di atas semua ujian ini sehingga menjadikan dengan kesabaran atas musibah tetap mengharapkan Pahala kebaikan atas setiap musibah ini. Bukankah setiap kesusahan diiringi dengan kemudahan? Dan akhirnya, inipula yang berlaku pada diriku atas segala izin Allah.
Setelah beberapa bulan berlalu, Alhamdulillah kami telah bertekad untuk kembali bangkit menatap hidup ini ke depan. Kini berangkat dari Kendari menuju Makassar untuk membuat kaki palsu. Dan Alhamdulillah, sudah mulai proses latihan berdiri dan berjalan dengan kaki palsu yang baru. Dan Alhamdulillah atas dukungan istri dan anak-anak, latihan demi latihan mulai kami jalani lewat bimbingan teknisi kaki palsu.
Dan rasa senang dan bahagia saat pertama baru belajar berjalan kembali walaupun masih dengan bantuan di paralel bar. Dan insya Allah, lewat bantuan dan arahan teknisi kaki palsu, kami sangat bahagia dalam momen seperti ini. Betapa tidak, dengan kondisi tubuh yang lemah ini, tidak terbayang bahwa saya bisa kembali melangkah dan berjalan selangkah demi selangkah
Tips Menghindari Luka Pada Ujung Amputasi Saat Memakai Kaki Palsu. Kenali faktor penyebab luka, pastikan lukanya sembuh, lakukan latihan secara bertahap, dan periksa kaki palsu setiap 20 meter untuk mengurangi risiko timbulnya luka pada ujung amputasi.
Timbulnya luka pada pasien saat belajar menggunakan kaki palsu sering terjadi pada saat belajar berjalan dan terutama pada ujung amputasinya. Resiko luka pada ujung amputasi lebih sering terjadi pada pasien yang menggunakan kaki palsu bawah lutut. Berikut ini beberapa kiat atau strategi menghindari potensi yang bisa menjadi pemicu timbulnya luka pada ujung amputasi saat tu Ihan berjalan menggunakan kaki palsu:
Kenali Faktor Penyebab Luka Salah satu faktor paling utama timbulnya luka pada ujung amputasi adalah adanya riwayat penyakit diabetes pada pasien tersebut. Oleh karena itu, saat pembuatan kaki palsu, minimal 5 bulan pasca amputasi harus diperhatikan.
Pastikan Lukanya Sembuh Pastikan lukanya benar-benar sudah sembuh sebelum melakukan latihan berjalan dengan memakai kaki palsu.
Hentikan Latihan Jika Ada Nyeri Apabila saat berjalan dengan memakai kaki palsu tersebut terasa ada nyeri atau perih, maka segera hentikan latihan sambil melepas kaki palsunya serta memeriksa kembali bagian yang terasa nyeri.
Teknik Berjalan yang Benar Saat latihan naik turun tangga, pastikan saat naik tangga, kaki normal yang lebih dahulu melangkah, dan saat turun tangga, kaki palsu hendaknya lebih yang melangkah.
Posisi Soket yang Tepat Pada saat memasukkan soft soket ke hard soket kaki palsu, hendaknya tepat pada posisinya, sehingga saat berjalan akan terasa nyaman dan pas.
Lapisan Kaos Kaki yang Tepat Apabila anda merasakan kaki palsunya sudah longgar, hendaknya menambah lapisan kaos kaki guna menghindari ujung amputasi tumpuan beban tubuh pada kaki palsu.
Latihan Bertahap Saat awal memakai kaki palsu, hendaknya lakukan latihan secara bertahap, baik baik frekuensi latihan maupun durasi latihannya. Saat pertama kali memakai kaki palsu, perhatikan petunjuk dan arahan teknisi kaki palsu anda yang telah diajarkan.
Periksa Kaki Palsu Setiap 20 Meter Saat awal latihan ini, setiap berjalan sekitar 20 meter, kaki palsunya dilepas untuk di periksa, apa ada bagian yang mengalami kemerahan atau tekanan pada bagian amputasinya. Bila ini terjadi, hendaknya latihan nya di cukupkan sambil menunggu kemerahan atau tekanan tersebut berangsur hilang, atau teknisi kaki palsu akan mengecek apa soketnya perlu diperbaiki.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi risiko timbulnya luka pada ujung amputasi saat menggunakan kaki palsu.