Beranda Topik Kaki Palsu Sulawesi

Topik: Kaki Palsu Sulawesi

Kaki Palsu Sulawesi

WOW… TERNYATA KAKI PALSU BISA DI BUAT LEBIH RINGAN

Kaki Palsu Ringan Aman dan Nyaman
Kaki Palsu Ringan Aman dan Nyaman

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan serta kemudahan sarana bahan yang tersedia.

Para teknisi pembuat kaki palsu berusaha merancang dan berinovasi dalam membuat kaki palsu yang lebih ringan dan simpel serta tetap mempertahankan kualitas kekuatan kaki palsu itu sendiri.

Dan berbagai komponen perusahaan spare part kaki palsu diseluruh dunia berusaha menawarkan kepada para teknisi produk unggulan mereka.

Terlepas dari komponen impor kaki palsu yang ada, rancangan pemilihan bahan Para teknisi juga sangat menentukan berat ringannya kaki palsu yang dibuat.

Terutama pemilihan bahan soket kaki palsu itu sendiri, baik tipe kaki palsu atas lutut maupun kaki palsu bawah lutut.

Dari berbagai pilihan bahan soket yang ada saat ini, jenis carbon masih memiliki nilai yang lebih unggul, akan tetapi berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan para teknisi.

Hal ini selaras juga bagi kebutuhan para pengguna kaki palsu, mereka menginginkan harga kaki palsu yang lebih terjangkau, tentu pilihan polipropilene juga bisa dijadikan rujukan untuk membuat soket itu sendiri.

Mengganti adaptor yang lebih ringan dengan design khusus, juga menyumbangkan peranan penting dalam memaksimalkan berat ringannya kaki palsu tersebut.

TIPS LATIHAN NAIK TURUN TANGGA BAGI PENGGUNA KAKI PALSU

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Latihan naik turun tangga bagi pengguna kaki palsu wajib diajarkan oleh teknisi kaki palsu kepada kliennya, baik itu kaki palsu atas lutut atau kaki palsu bawah lutut.

https://youtu.be/Jrxm-36m06c
teknik dasar latihan bagi pengguna kaki palsu

Latihan ini sangat bermanfaat untuk menghindari luka di ujung amputasinya terutama pada pasien yang lingkungan disekitarnya yang penuh daerah tanjakan atau ketinggian seperti mereka yang hidup di pegunungan dan tinggal dirumah yang mempunyai tangga.

Sebagai teknik dasar latihan bagi pengguna kaki palsu bawah lutut atau kaki palsu atas lutut adalah apabila anda melangkah pada daerah ketinggian atau pendakian, maka gunakanlah kaki normal lebih dahulu kemudian disusul kaki palsu.

Dan sebaliknya apabila anda dalam situasi penurunan, maka upayakan kaki palsu lebih dahulu melangkah lalu disusul kaki yang normal.

Pola latihan jalan ini bagi pemula pengguna kaki palsu bawah lutut dan kaki palsu atas lutut bisa disesuaikan dengan kemampuan fisik bagi pasien tersebut.

Dan apabila ada kesulitan dalam adaptasi tersebut, maka bisa diberikan saran alat bantu berupa tongkat, walker.

APA MASIH BUTUH TONGKAT SAAT MEMAKAI KAKI PALSU ?

tongkat untuk pengguna kaki palsu
tongkat untuk pengguna kaki palsu

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR– Sudah menjadi harapan dan prioritas bagi seorang teknisi kaki palsu dan pasien itu sendiri, bahwa ketergantungan pada tongkat harus di hindari semaksimal kemampuan dalam aktifitas berjalan, baik itu tipe kaki palsu atas lutut atau kaki palsu bawah lutut.

Namun hal ini bukan hal yang mustahil bagi pasien untuk menggunakan tongkat sebagai pembantu dalam latihan atau aktifitas keseharian bagi pasien. Dalam beberapa pengalaman yang ada, terkadang justru penggunaaan tongkat sangat dibutuhkan bagi pasien tersebut, terutama bagi yang memakai kaki palsu tipe atas lutut.

Khusus bagi pasien amputasi dengan kasus gula (diabetes), terkadang mempunyai kemampuan otot yang lemah dan gangguan koordinasi tubuhnya sehingga resiko jatuh saat memakai kaki palsu sering terjadi terutama saat awal adaptasi memakai kaki palsu.

Faktor lain yang kadang membutuhkan tongkat untuk pengguna kaki palsu adalah pasien wanita lanjut usia serta pasien pengguna kaki palsu bawah lutut yang mengeluhkan nyeri pada ujung amputasi saat memulai berjalan, sehingga pasien tersebut membutuhkan tongkat untuk bisa beradaptasi beberapa hari sebelum benar-benar rasa nyeri tersebut perlahan lahan akan hilang.

ALUR PELAYANAN PEMBUATAN KAKI PALSU ATAS LUTUT

Kaki Palsu Kualitas Terbaik
Kaki Palsu Kualitas Terbaik

Bagian amputasi anggota tubuh bagian paha biasa juga disebut amputasi transfemoral. Dalam preferensi bedah dapat sangat bervariasi dari orang ke orang terkait waktu yang tepat untuk tipe amputasi di atas lutut.

Untuk memulai proses pemasangan kaki palsunya, membutuhkan beberapa minggu atau bulan setelah operasi. Saat anda memulai proses rehabilitasi, anda akan bekerja dengan teknisi yang terlatih dalam desain, fabrikasi, dan pemasangan kaki palsu.

Penting untuk menyampaikan kepada teknisi pembuat kaki palsu tentang harapan dan kekhawatiran anda sehingga dia dapat memenuhi kebutuhan spesifik Anda. Teknisi kaki palsu akan bekerja sama dengan dokter dan tim rehabilitasi yang lain guna memantau kesehatan anda dan membantu memastikan bahwa anda memenuhi syarat yang anda harapkan untuk memakai kaki palsu atas lutut.

Pada pertemuan pertama, teknisi akan melakukan konsultasi, mengevaluasi kekuatan dan mobilitas anda, dan menanyakan aktivitas harian anda. Dia akan mendengarkan tujuan anda dan kemudian menerapkan keahlian klinis mereka untuk merancang prostesis (kaki palsu) yang tepat, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik anda.

Perawatan Anggota tubuh pasca operasi

Pada bagian yang sudah di amputasi itu memungkinkan mengalami pembengkakan. Anda akan membutuhkan elastis perban untuk membantu membentuk sisa anggota tubuh Anda dan memastikan teknisi kaki palsu pada minggu-minggu mendatang.

Ketika sisa bekas amputasi anda sudah cukup sembuh, maka akan dilakukan pengukuran dan selanjutnya akan dipasangkan kaki palsu.

Dan apabila sudah nyaman, maka anda dapat membawa pulang ke rumah. Pembuat kaki palsu anda akan mengajari cara memakai dan merawat kaki palsu dan serta home program yang dibutuhkan.

Untuk perawatan lanjutan beberapa bulan kedepan, tentu ukurannya akan berubah, olehnya itu pembuat kaki palsu anda akan terus melakukan penyesuaian pada kaki palsu anda. Ini mungkin termasuk penggantian soket secara berkala atau penggantian komponen yang dibutuhkan dalam meningkatkan aktivitas anda.

Penting untuk menindak lanjuti dengan pembuat kaki palsu anda setidaknya setiap enam bulan untuk mengatasi masalah apa pun, terutama karena ukuran sisa anggota tubuh anda berubah ataupun rasa nyaman serta pola jalan selama anda menggunakan kaki palsu.

AMPUTASI KAKI AKIBAT DIABETIK (PENYAKIT GULA) LEBIH RUMIT SAAT LATIHAN KAKI PALSU ? INI PENJELASANNYA !

Amputasi Kaki Penyakit Diabetes
Amputasi Kaki Penyakit Diabetes

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang latihan kaki palsu bagi pasien amputasi kaki, ada baiknya kita mengetahui sekilas tentang penyakit diabetes itu sendiri.

GEJALA DIABETES akan muncul secara bervariasi pada setiap pengidapnya, tergantung akan tingkat keparahan dan jenis yang diidap. Namun, secara umum ada beberapa gejala yang akan dialami oleh pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2, yaitu: 

  1. Peningkatan rasa haus.
  2. Peningkatan frekuensi buang air kecil.
  3. Mudah lelah atau rasa kelelahan terus-menerus.
  4. Adanya gangguan penglihatan, seperti pandangan yang kabur. 
  5. Terjadinya infeksi pada tubuh terus-menerus, yang umum terjadi pada bagian gusi, kulit, maupun area vagina (pada wanita). 
  6. Penurunan berat badan yang tidak jelas apa penyebabnya
  7. Penyakit kardiovaskular. Diabetes dapat meningkatkan risiko berbagai masalah pada sistem kardiovaskular. Hal ini termasuk penyakit arteri koroner dengan nyeri dada (angina), serangan jantung, stroke dan penyempitan arteri (aterosklerosis).
  8. Kerusakan mata (retinopati). Baik diabetes tipe 1 maupun 2 dapat menyebabkan komplikasi berupa kerusakan retina mata,
  9. Kerusakan saraf (neuropati). Kelebihan gula dapat melukai dinding pembuluh darah kecil (kapiler) yang memberi nutrisi pada saraf terutama pada kaki. Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, terbakar atau nyeri yang biasanya dimulai pada ujung jari kaki atau jari tangan dan secara bertahap menyebar ke atas.

TAHAPAN LATIHAN BERJALAN MENGGUNAKAN KAKI PALSU ATAS DAN KAKI PALSU BAWAH LUTUT

Harga Kaki Palsu

Langkah-Langkah yang diperlukan dalam Belajar berjalan Kaki Palsu bawah lutut atau kaki palsu atas lutut itu sangat tergantung pada apakah anda amputasi di atas lutut atau di bawah lutut, latihan dengan kaki palsu akan sedikit berbeda.

PROSES LATIHAN BERJALAN MENGGUNAKAN KAKI PALSU

Kaki palsu ini mengajarkan kembali adaptasi latihan secara perlahan dan kembali ke kebiasaan di rumah dalam menjalani aktifitas di rumah. Proses belajar menggunakan prostesis baru ini, akan secara efektif bila mengikuti sejumlah langkah selama beberapa bulan. Saat belajar cara berjalan dan mendapatkan kembali kemandirian anda, seorang teknisi anda akan selalu mendampingi selama latihan, yang berfungsi sebagai perantara yang membantu anda secara bertahap membangun kekuatan dan daya tahan saat mengerjakan gerakan dasar.

Para ahli sepakat bahwa melewatkan langkah ini dapat menyebabkan kemunduran emosional dan fisik dalam pemulihan orang yang diamputasi, jadi memanfaatkan kaki latihan adalah bagian penting dari proses tersebut.

Langkah pertama.
Ketika anda merasa nyaman untuk bergerak saat menggunakan kaki palsu dalam latihan, maka anda dapat melanjutkan proses belajar dengan kaki palsu yang secara bertahap memberi anda cara rasa percaya diri untuk perlahan.

Menyesuaikan diri dengan kaki palsu selama latihan, dibutuhkan untuk jenis kaki palsu yang nyaman. Dalam setiap langkah dalam proses ini, anda kemungkinan akan menggunakan alat bantu, seperti alat bantu jalan atau tongkat, untuk menawarkan stabilitas lebih selama sesi terapi fisik anda.

Langkah kedua.
Ketika anda telah menyesuaikan latihan kaki palsu untuk bergerak dengan bertahap pada kaki palsu ini,maka diharapkan tetap diperlancar latihannya.
Jika anda pernah menjalani amputasi di atas lutut, maka anda akan dipasangi kaki palsu yang mencakup sendi lutut yang berfungsi penuh.

Selama tahap belajar kaki palsu ini, anda akan belajar menggerakkan persendian ini untuk meniru gaya berjalan alami dan melakukan gerakan dasar, seperti duduk dan berdiri sambil menggunakan gerakan membungkuk. Akhirnya, anda secara bertahap akan berupaya untuk dapat mencapai mobilitas tanpa menggunakan alat bantu. Secara keseluruhan, proses pembelajaran ini bisa memakan waktu hingga satu tahun, terutama jika anda pernah mengalami amputasi di atas lutut.

Ingatlah bahwa membangun kepercayaan diri dan tetap sehat adalah kunci proses belajar berjalan dengan kaki palsu. Keluarga, teman, dan terapis.

KAKI TERASA GATAL, KRAM ATAU SAKIT PADAHAL SUDAH DI AMPUTASI? INI PENJELASANNYA!

Luka Setelah Amputasi
mengurangi dan menghilangkan keluhan dan rasa gatal, kram dan nyeri

Hampir merata pasien yang sudah di amputasi, baik amputasi bawah lutut maupun amputasi atas lutut datang dengan keluhan yang sama saat dilakukan pengukuran kaki palsu. Keluhan itu tentulah hal yang wajar dan normal saja, dan akan berangsur hilang saat menggunakan kaki palsunya, keluhan ini biasa disebut phantom pain.

Bagi seorang teknisi kaki palsu perlu memberikan edukasi kepada pasien untuk melakukan pembalutan dengan menggunakan elastis perban sebelum melakukan pengukuran castingan pada bagian yang telah di amputasi.

Hal ini sangat membantu untuk mengurangi dan menghilangkan keluhan dan rasa gatal, kram dan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Dan bukan hanya itu saja, pembalutan itu juga sangat penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang optimal agar ukuran kaki palsu lebih ideal.

Dampak yang biasa timbul selama keluhan tidak hilang adalah pasien juga tanpa sadar tiba-tiba berdiri dan melangkah untuk berjalan yang tanpa disadari bahwa kakinya sudah di amputasi.

Kejadian ini biasa terjadi saat bangun dari tempat tidur, sehingga pasien bisa terjatuh atau bisa menyebabkan benturan pada bagian yang telah di amputasi yang tentunya akan memperlambat proses penyembuhan lukanya.

ADUH.., INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH

INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH
INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH

Penyembuhan luka secara normal pada bekas amputasi pada bagian amputasi bawah lutut atau amputasi atas lutut sekitar 3 bulan pasca operasi dan khusus untuk pasien diabetik, biasa memerlukan waktu yang lebih lama. Meskipun pada bagian kulit luarnya sudah tampak sembuh.

Standar waktu untuk dilakukan pembuatan kaki palsu inilah menjadi acuan bagi seorang pembuat/teknisi kaki palsu.

Namun dalam perjalanan waktu tersebut (pasca operasi sampai 3 bulan), terkadang pengukuran kaki palsu, terpaksa ditunda akibat lukanya belum sembuh.

Salah satu kebiasaan pasien ini adalah seringnya menggaruk pada bagian area luka yang terasa gatal, dan hal ini memang sering sekali gatal saat proses penyembuhan lukanya. Untuk itu, apabila timbul rasa gatal, maka cukup di usap saja menggunakan lotion atau minyak.

Sebagai bahan informasi tambahan, apabila akan dilakukan latihan berjalan dengan kaki palsu, baik itu kaki palsu atas lutut (transfemoral prosthesis) atau kaki palsu bawah lutut (transtibial prosthesis) dalam kondisi masih ada luka, maka akan sangat berpotensi menimbulkan luka yang lebih serius sehingga mengganggu proses latihan dan penyempurnaan kaki palsunya.

Olehnya itu, edukasi, bimbingan seorang teknisi kaki palsu sangat dibutuhkan dalam menuntun pasien tersebut agar bisa mandiri menggunakan kaki palsu dirumah.