Beranda Topik Adaptasi

Topik: Adaptasi

TIPS LATIHAN NAIK TURUN TANGGA BAGI PENGGUNA KAKI PALSU

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Latihan naik turun tangga bagi pengguna kaki palsu wajib diajarkan oleh teknisi kaki palsu kepada kliennya, baik itu kaki palsu atas lutut atau kaki palsu bawah lutut.

https://youtu.be/Jrxm-36m06c
teknik dasar latihan bagi pengguna kaki palsu

Latihan ini sangat bermanfaat untuk menghindari luka di ujung amputasinya terutama pada pasien yang lingkungan disekitarnya yang penuh daerah tanjakan atau ketinggian seperti mereka yang hidup di pegunungan dan tinggal dirumah yang mempunyai tangga.

Sebagai teknik dasar latihan bagi pengguna kaki palsu bawah lutut atau kaki palsu atas lutut adalah apabila anda melangkah pada daerah ketinggian atau pendakian, maka gunakanlah kaki normal lebih dahulu kemudian disusul kaki palsu.

Dan sebaliknya apabila anda dalam situasi penurunan, maka upayakan kaki palsu lebih dahulu melangkah lalu disusul kaki yang normal.

Pola latihan jalan ini bagi pemula pengguna kaki palsu bawah lutut dan kaki palsu atas lutut bisa disesuaikan dengan kemampuan fisik bagi pasien tersebut.

Dan apabila ada kesulitan dalam adaptasi tersebut, maka bisa diberikan saran alat bantu berupa tongkat, walker.

APA MASIH BUTUH TONGKAT SAAT MEMAKAI KAKI PALSU ?

tongkat untuk pengguna kaki palsu
tongkat untuk pengguna kaki palsu

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR– Sudah menjadi harapan dan prioritas bagi seorang teknisi kaki palsu dan pasien itu sendiri, bahwa ketergantungan pada tongkat harus di hindari semaksimal kemampuan dalam aktifitas berjalan, baik itu tipe kaki palsu atas lutut atau kaki palsu bawah lutut.

Namun hal ini bukan hal yang mustahil bagi pasien untuk menggunakan tongkat sebagai pembantu dalam latihan atau aktifitas keseharian bagi pasien. Dalam beberapa pengalaman yang ada, terkadang justru penggunaaan tongkat sangat dibutuhkan bagi pasien tersebut, terutama bagi yang memakai kaki palsu tipe atas lutut.

Khusus bagi pasien amputasi dengan kasus gula (diabetes), terkadang mempunyai kemampuan otot yang lemah dan gangguan koordinasi tubuhnya sehingga resiko jatuh saat memakai kaki palsu sering terjadi terutama saat awal adaptasi memakai kaki palsu.

Faktor lain yang kadang membutuhkan tongkat untuk pengguna kaki palsu adalah pasien wanita lanjut usia serta pasien pengguna kaki palsu bawah lutut yang mengeluhkan nyeri pada ujung amputasi saat memulai berjalan, sehingga pasien tersebut membutuhkan tongkat untuk bisa beradaptasi beberapa hari sebelum benar-benar rasa nyeri tersebut perlahan lahan akan hilang.

TAHAPAN LATIHAN BERJALAN MENGGUNAKAN KAKI PALSU ATAS DAN KAKI PALSU BAWAH LUTUT

Harga Kaki Palsu

Langkah-Langkah yang diperlukan dalam Belajar berjalan Kaki Palsu bawah lutut atau kaki palsu atas lutut itu sangat tergantung pada apakah anda amputasi di atas lutut atau di bawah lutut, latihan dengan kaki palsu akan sedikit berbeda.

PROSES LATIHAN BERJALAN MENGGUNAKAN KAKI PALSU

Kaki palsu ini mengajarkan kembali adaptasi latihan secara perlahan dan kembali ke kebiasaan di rumah dalam menjalani aktifitas di rumah. Proses belajar menggunakan prostesis baru ini, akan secara efektif bila mengikuti sejumlah langkah selama beberapa bulan. Saat belajar cara berjalan dan mendapatkan kembali kemandirian anda, seorang teknisi anda akan selalu mendampingi selama latihan, yang berfungsi sebagai perantara yang membantu anda secara bertahap membangun kekuatan dan daya tahan saat mengerjakan gerakan dasar.

Para ahli sepakat bahwa melewatkan langkah ini dapat menyebabkan kemunduran emosional dan fisik dalam pemulihan orang yang diamputasi, jadi memanfaatkan kaki latihan adalah bagian penting dari proses tersebut.

Langkah pertama.
Ketika anda merasa nyaman untuk bergerak saat menggunakan kaki palsu dalam latihan, maka anda dapat melanjutkan proses belajar dengan kaki palsu yang secara bertahap memberi anda cara rasa percaya diri untuk perlahan.

Menyesuaikan diri dengan kaki palsu selama latihan, dibutuhkan untuk jenis kaki palsu yang nyaman. Dalam setiap langkah dalam proses ini, anda kemungkinan akan menggunakan alat bantu, seperti alat bantu jalan atau tongkat, untuk menawarkan stabilitas lebih selama sesi terapi fisik anda.

Langkah kedua.
Ketika anda telah menyesuaikan latihan kaki palsu untuk bergerak dengan bertahap pada kaki palsu ini,maka diharapkan tetap diperlancar latihannya.
Jika anda pernah menjalani amputasi di atas lutut, maka anda akan dipasangi kaki palsu yang mencakup sendi lutut yang berfungsi penuh.

Selama tahap belajar kaki palsu ini, anda akan belajar menggerakkan persendian ini untuk meniru gaya berjalan alami dan melakukan gerakan dasar, seperti duduk dan berdiri sambil menggunakan gerakan membungkuk. Akhirnya, anda secara bertahap akan berupaya untuk dapat mencapai mobilitas tanpa menggunakan alat bantu. Secara keseluruhan, proses pembelajaran ini bisa memakan waktu hingga satu tahun, terutama jika anda pernah mengalami amputasi di atas lutut.

Ingatlah bahwa membangun kepercayaan diri dan tetap sehat adalah kunci proses belajar berjalan dengan kaki palsu. Keluarga, teman, dan terapis.

KISAH INSPIRATIF PASIEN AMPUTASI KAKI DI PAPUA

KISAH INSPIRATIF PASIEN AMPUTASI KAKI DI PAPUA
KISAH INSPIRATIF PASIEN AMPUTASI KAKI DI PAPUA

Ada kisah menarik dari pasien kami berasal dari papua yang datang bersama dengan kerabatnya ke workshop harapan medika makassar untuk pembuatan kaki palsu palsu bawah lutut pada ke dua kakinya.
Berawal dari kejadian kecelakaan truk yang tragis,dimana puluhan orang dalam truk tersebut meninggal dunia akibat terjatuh ke jurang.
Naas pasien ini pun mengalami trauma dan langsung terpotong kaki kirinya sedangkan kaki kanannya terjepit dihimpitan benda yang sangat berat.

Akhirnya dalam kondisi peralatan dan pertolongan yang sangat terbatas, akhirnya untuk keluar dari himpitan truk tersebut, maka kaki kanannya dengan terpaksa dipotong sendiri menggunakan parang.
Dan dalam perawatan di rumah sakit setempat, dinyatakan telah meninggal dunia.


Namun takdir ALLAH menentukan lain, pasien ternyata dalam kepulangan ke kediamannya sempat bernafas kembali dan akhirnya berangsur pulih kembali kondisi kesehatannya.


Selang beberapa bulan kemudian berkat perjuangan teman dan seluruh kerabatnya, mereka meminta bantuan dari pemerintah setempat dan mendapat bantuan pelayanan kaki palsu di makassar.


Kini pasien tersebut telah memulai tahap adaptasi dan penyesuaian untuk latihan berjalan di kampung halamannya.


Semoga beliau diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian hidup ini.