Beranda Topik Usia

Topik: Usia

Kenali Kelainan Tulang Belakang yang Membutuhkan Alat Bantu: Solusi dan Cara Mengatasinya

Kelainan Tulang Belakang
Kelainan Tulang Belakang yang Membutuhkan Alat Bantu

Dalam pelayanan pembuatan alat kesehatan, harapan medika Makassar tidak hanya terfokus pada pembuatan tangan palsu dan kaki palsu atas lutut maupun kaki palsu bawah lutut saja, akan tetapi juga memberikan pelayanan alat bantu yang lebih luas mencakup pembuatan alat bantu berupa brace tulang belakang.

Dan kali ini penulis akan membahas sekilas tentang kelainan pembengkokan tulang atau disebut skoliosis sehingga membutuhkan alat bantu berupa brace seperti Boston brace atau Munster spinal orthosis (MSO).

Skoliosis adalah kondisi tulang belakang melengkung atau menyamping secara tidak normal. Kebanyakan kasus skoliosis terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas. Walaupun kasus ini tergolong ringan, tetap harus diwaspadai dan dianjurkan untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopedi atau menjalani X-ray agar mengetahui perkembangannya bila perlu.

Gangguan ini dapat terjadi saat mengalami kondisi, seperti cerebral palsy dan distrofi otot, meski secara umum tidak diketahui. Pengidap skoliosis dewasa jika tulang belakang melengkung semakin parah akan merasakan sulitnya bernapas, timbulnya rasa nyeri, serta kelainan bentuk pada tulang belakang.

Pada kebanyakan kasus, penyebab pasti dari skoliosis tidak dapat diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risikonya, yaitu:

  1. Usia. Meski bisa terjadi pada usia berapa pun, kelainan tulang belakang ini lebih umum terjadi pada anak-anak, remaja, dan lansia.
  2. Jenis kelamin. Dibanding anak laki-laki, risiko pengembangan penyakit skoliosis lebih buruk pada anak perempuan.
  3. Riwayat kesehatan keluarga. Meski jarang, memiliki anggota keluarga dengan riwayat skoliosis dapat meningkatkan risiko.

Kebanyakan kasus skoliosis tidak diketahui penyebabnya, yang disebut juga dengan skoliosis idiopatik. Masalah ini tidak dapat dicegah dan dianggap tidak berhubungan dengan beberapa hal lainnya, seperti postur tubuh yang buruk, dampak dari olahraga serta diet. Namun, faktor keturunan atau gen dapat membuat seseorang lebih rentan untuk mengalaminya.

Selain skoliosis idiopatik, beberapa penyebab dari masalah tulang ini adalah skoliosis degeneratif yang terjadi karena adanya kerusakan bagian tulang belakang dan sering terjadi pada orang dewasa seiring bertambahnya usia, serta skoliosis kongenital yang terjadi karena tulang belakang yang tidak tumbuh dengan normal pada saat bayi didalam kandungan.

Gejala skoliosis lainnya yang dapat dilihat dari adanya perubahan penampilan pada bagian dada, pinggul dan bahu, seperti:

  1. Condong ke satu sisi.
  2. Salah satu bagian bahu akan terlihat lebih tinggi.
  3. Salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol.
  4. Adanya tonjolan pada salah satu bagian pinggul.
  5. Nyeri punggung bawah.
  6. Kekakuan punggung.
Alat Untuk Kelainan Tulang Belakang yang Membutuhkan Alat Bantu Solusi dan Cara Mengatasinya

Alat Untuk Kelainan Tulang Belakang yang Membutuhkan Alat Bantu Solusi dan Cara Mengatasinya

Jika masalah pada tulang ini terjadi pada anak-anak atau orang dewasa, beberapa perawatan yang umum dilakukan, antara lain:

  1. Penyangga Tulang Belakang

Pada anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan ketika mengalaminya, penggunaan penyangga dapat menghentikan lekukan yang terjadi agar tidak lebih buruk. Cara ini umumnya dilakukan apabila sudut lengkungnya lebih dari 20 derajat. Alat ini juga biasanya terbuat dari plastik dan kebanyakan digunakan selama 24 jam sehari. Meski begitu, alat ini tidak terlihat saat menggunakan pakaian dan mampu beraktivitas seperti biasa.

  1. Operasi Fusi Tulang Belakang

Operasi ini dilakukan dengan meletakkan potongan tulang atau bahan serupa di antara bagian pada tulang belakang. Dokter menggunakan perangkat keras agar dapat menahan tulang tetap di tempatnya hingga kembali normal. Operasi ini dapat mencegah skoliosis menjadi lebih buruk.

Jangan Terkecoh, Nyaman atau Tidak, Kualitas Kaki Palsu Bukan Hanya Soal Harga

Terobosan Kaki Palsu: Kenyamanan Tak Lagi Tergantung pada Harga!
Kenyamanan Terjamin, Tak Bergantung pada Harga!

Sudah menjadi ketetapan umum, bahwa harga dari suatu produk tentu berbanding lurus dengan kualitas barangnya. Namun hal itu tidak menjadi ukuran mutlak untuk kebutuhan kaki palsu bagi pasien amputasi kaki.

Kenyamanan pemakaian kaki palsu sangat banyak ditentukan dari faktor usia, jenis kelamin, penyebab amputasi, kemampuan fisik terutama kemampuan menggunakan alat bantu tongkat sebelum memakai kaki palsu. Dan termasuk kualitas harga kaki palsu juga menjadi faktor pendukung kenyamanan kaki palsu.

Akan tetapi bagi teknisi kaki palsu yang profesional, biasanya mampu merancang atau membuat komponen kaki palsu yang lebih ringan tanpa mengubah kualitas kaki palsu itu sendiri. Rancangan kaki palsu tersebut sangat membantu pasien amputasi karena berat kaki palsu dapat dikurangi bobotnya serta memberikan penawaran harga kaki palsu yang lebih murah.

Dari beberapa komponen kaki palsu impor yang tersedia, produk komponen kaki palsu tersebut mampu mendukung berat badan pasien sampai 85kg s/d 100kg, sehingga diperlukan bahan yang kuat seperti bahan besi maupun stainless.

Akan tetapi bagi pasien yg hanya memiliki berat badan 50kg s/d 65kg, tentu akan merasakan bobot kaki palsu terasa berat. Olehnya itu beberapa teknisi kaki palsu di Indonesia telah mampu merancang komponen yang lebih ringan,sehingga pemakaian kaki palsu akan terasa nyaman.

Memang Beda Yach Manfaat Kaki Palsu dan Tangan Palsu?

Memang Beda Yach Manfaat Kaki Palsu dan Tangan Palsu

Kebutuhan kaki palsu dan tangan palsu tentu menjadi pilihan utama bagi seorang pasien amputasi tangan dan kaki untuk menggantikan tangan dan kaki yang hilang setelah dilakukan amputasi dengan berbagai sebab yang terjadi sehingga dengan rela atau terpaksa demi menyelamatkan hidupnya dari keadaan yang lebih buruk.

Secara sepintas,tentu umumnya menyangka bahwa bahwa tangan palsu dan kaki palsu mempunyai manfaat yang sama bagi pasien yang memakainya.

Olehnya itu sebelum membahas tentang perbedaan manfaat dan fungsi keduanya,ada baiknya kita lebih memahami dan merinci secara spesifik fungsi dasar kaki dan tangan yang Allah anugerahkan kepada kita.

Tangan adalah bagian tubuh yang cukup berperan aktif dalam aktifitas fungsional kerja kita setiap hari

Tangan adalah alat gerak pada tubuh manusia yang fungsinya sangat vital untuk beraktivitas. Selain itu, bagian tubuh ini juga memiliki struktur yang cukup unik dan berbeda dengan bagian tubuh lainnya. Kekuatan yang memadai membentuk dasar fungsi tangan normal. Gerakan pada tangan dapat menggunakan motorik kasar dan motorik halus. Keduanya memiliki fungsinya masing-

Berikut merupakan fungsi dari telapak kaki manusia.

  1. Pergerakan tubuh
  2. Menjaga keseimbangan berat badan
  3. Peredam kejut
  4. Menjaga fleksibilitas
  5. Mengganti fungsi tangan pada individu dengan amputasi/kelumpuhan ekstremitas atas

Perlu diketahui bahwa tulang telapak kaki memegang peranan yang penting bagi gerak tubuh kita dalam keseharian. Meskipun letaknya berada di paling bawah tulang telapak kaki juga memegang peran yang sangat penting bagi tubuh kita.

Olehnya itu karena begitu pentingnya kedua anggota tubuh ini,maka apabila salah satunya mengalami gangguan atau kehilangan salah satunya,maka akan sangat terasa kekurangan yang ada pada diri kita.

Peranan kaki palsu dan tangan palsu tentu diharapkan untuk mengembalikan sebagian fungsi pada tangan dan kaki

Tangan palsu sebenarnya sangat berbeda dengan kaki palsu dari pemanfaatannya.

Tangan palsu di rancang lebih banyak fungsinya untuk menutupi kecacatan tubuh saja sehingga model yang tampak sangat mirip dengan tangan normal akan tetapi dari segi fungsi tangan yang telah kami uraikan tentu belum tercapai. Da berbeda dengan kaki palsu yang memang dirancang untuk mengembalikan aktifitasnya yang berperan utama menggantikan fungsi kaki yang telah diamputasi Dalam melangkah dan berjalan.

GAK MAU AMPUTASI? AWAS LOH NYAWA TARUHANNYA

Keputusan seorang dokter dalam mengambil suatu tindakan yang berisiko di rumah sakit biasanya membutuhkan persetujuan dari pihak pasien atau keluarga terdekat yang mendampinginya dalam prosedur perawatan di rumah sakit.

Penawaran tindakan medis ini tentu dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan lengkap.

Pada pasien yang telah menjalani pemeriksaan kemudian didiagnosis mengalami osteosarcoma (kanker tulang), terutama pada tungkai kaki, maka terkadang dokter bedah memberikan opsi amputasi sebagai salah satu pilihan tindakan medis dengan pertimbangan untuk memutus rantai penyebaran kerusakan tulang dan jaringan di sekitarnya demi menyelamatkan jiwa pasien itu sendiri.

Dalam beberapa pengalaman pasien di Rumah Sakit bagian ortopedi yang didiagnosis dengan osteosarcoma, baik yang melewati tindakan operasi dan tanpa operasi.

Oleh karena itu, penulis akan berbagi informasi seputar penyakit osteosarcoma ini.

Osteosarcoma paling sering terjadi pada usia remaja karena pertumbuhan tulang pada masa itu cukup cepat.

Pada pasien yang mengidap osteosarcoma akan mengalami gejala rasa sakit yang hebat, adanya pembengkakan yang tidak wajar pada bagian tungkai, fungsi anggota gerak (tungkai) yang terserang akan mengalami gangguan fungsional, serta kulit yang mengalami pembengkakan terlihat kemerahan dan mengkilap serta tampak jelas guratan pembuluh darah pada area tersebut.

Penyebab osteosarcoma terjadi karena adanya pembelahan sel yang berlebihan dan hidup lama dalam jaringan sehingga membentuk jaringan abnormal yang disebut tumor.

Penyebab lain timbulnya osteosarcoma adalah adanya kesalahan dalam DNA tubuh (kode genetik) sehingga sel akan terus membelah dan tumbuh membesar.

Pada pasien yang didiagnosis dengan osteosarcoma dan hasil pemeriksaan darah serta foto rontgen yang positif, maka prosedur pengobatan medisnya adalah kemoterapi. Program kemoterapi ini bertujuan untuk mematikan sel-sel jaringan agar tidak menyebar dengan cepat.

Resiko angka kematian pada pasien dengan diagnosis osteosarcoma sangat tinggi.

Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan dini, apabila dalam pemeriksaan ada tanda-tanda awal seperti gejala yang timbul pada osteosarcoma, segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Dan apabila dokter menyarankan untuk dilakukan amputasi, maka insya Allah itu adalah tindakan pencegahan dini untuk menghindari penyebaran ke jaringan sekitarnya.

Sebagai catatan khusus bagi teknisi kaki palsu, sebaiknya bila mendapatkan pasien amputasi karena osteosarcoma, maka sangat perlu diketahui hasil pemeriksaan darahnya pasca amputasi untuk mengetahui apakah masih ada jaringan/sel osteosarcoma yang ada dalam tubuh pasien.

Apabila memang ternyata masih ada sel osteosarcoma, maka program pembuatan kaki palsu perlu ditinjau kembali, karena dari beberapa pengalaman praktek di klinik maupun di rumah sakit, justru memaksakan diri untuk tetap menggunakan kaki palsu, justru mempercepat proses penyebaran kembali sel-sel jaringan tumor untuk berkembang.

KAKI PALSU DIBUAT LEBIH RINGAN KENAPA TIDAK?

Dari beberapa rancangan kaki palsu yang ada, memang kadang keluhan pasien pengguna kaki palsu adalah terasa beratnya kaki palsu yang di pakai, terutama bagi pasien wanita dan pasien lanjut usia.

Khusus untuk pasien yang menggunakan kaki palsu atas lutut (above knee prosthesis), memang sangat terasa oleh pasien itu sendiri betapa beratnya melangkahkan kakinya serta mengatur keseimbangan tubuhnya untuk senantiasa tegap dalam posisi berdiri secara normal.

Olehnya itu sudah menjadi prioritas kami untuk senantiasa merancang dan membuat kaki palsu yang lebih ringan dari berbagai komponen kaki palsu yang ada, baik dari produk lokal maupun impor.

Alhamdulillah, kini HARAPAN MEDIKA MAKASSAR telah berhasil melakukan terobosan yang luar biasa dalam membuat kaki palsu yang ringan tanpa mengurangi kualitas dan fungsi dari kaki palsu itu sendiri.

Berbagai komponen kaki palsu telah di perbaharui dengan komponen baru yang sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga kaki palsu yang di gunakan oleh pasien kami terasa jauh lebih ringan dalam mengayunkan langkah kaki secara sempurna saat berjalan .

Dan salah satu keunggulan produk kami adalah harga kaki palsu yang kami tawarkan jauh lebih terjangkau.

SEKELUMIT PERJUANGAN HIDUP PANTANG MENYERAH PASIEN DISABILITAS

SEKELUMIT PERJUANGAN HIDUP PANTANG MENYERAH PASIEN DISABILITAS
SEKELUMIT PERJUANGAN HIDUP PANTANG MENYERAH PASIEN DISABILITAS

Lahir dalam kondisi cacat tidak sempurna dengan berkurangnya salah satu tungkai (cacat lahir bawaan), tidaklah membuat anak ini merenungi nasib dan berputus asa. Dari kecil dia ditempa cobaan hidup yang tidak seperti dengan manusia normal pada umumnya.

Cita-cita dan mimpinya untuk senantiasa tidak bergantung kepada orang lain menjadi dorongan kuat untuk dapat menjadi manusia yang mandiri dan dapat memberikan kebaikan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Berkat kegigihannya, dia tetap belajar dan menuntut ilmu sampai ke jenjang perkuliahan, walaupun Keluarganya tidak memberikan respon positif.

Kini setelah menyelesaikan perkuliahannya, Allah Ta,ala berkenan menerima segala doa dan jerih payahnya serta kesabarannya mengarungi perjuangan hidupnya. Beliau melamar pekerjaaan dan diterima menjadi salah satu abdi negara menjadi pegawai negeri sipil di Kendari.

Kini setelah melewati masa yang panjang itu, beliau berusaha mendapatkan kaki palsu, dan Alhamdulillah, lewat jasa Harapan Medika Makassar, beliau mendapatkan pelayanan dengan baik dan maksimal.

APA MASIH BUTUH TONGKAT SAAT MEMAKAI KAKI PALSU ?

tongkat untuk pengguna kaki palsu
tongkat untuk pengguna kaki palsu

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR– Sudah menjadi harapan dan prioritas bagi seorang teknisi kaki palsu dan pasien itu sendiri, bahwa ketergantungan pada tongkat harus di hindari semaksimal kemampuan dalam aktifitas berjalan, baik itu tipe kaki palsu atas lutut atau kaki palsu bawah lutut.

Namun hal ini bukan hal yang mustahil bagi pasien untuk menggunakan tongkat sebagai pembantu dalam latihan atau aktifitas keseharian bagi pasien. Dalam beberapa pengalaman yang ada, terkadang justru penggunaaan tongkat sangat dibutuhkan bagi pasien tersebut, terutama bagi yang memakai kaki palsu tipe atas lutut.

Khusus bagi pasien amputasi dengan kasus gula (diabetes), terkadang mempunyai kemampuan otot yang lemah dan gangguan koordinasi tubuhnya sehingga resiko jatuh saat memakai kaki palsu sering terjadi terutama saat awal adaptasi memakai kaki palsu.

Faktor lain yang kadang membutuhkan tongkat untuk pengguna kaki palsu adalah pasien wanita lanjut usia serta pasien pengguna kaki palsu bawah lutut yang mengeluhkan nyeri pada ujung amputasi saat memulai berjalan, sehingga pasien tersebut membutuhkan tongkat untuk bisa beradaptasi beberapa hari sebelum benar-benar rasa nyeri tersebut perlahan lahan akan hilang.

TANGAN PALSU SILIKON, SERUPA TAPI TAK SAMA

Kaki Palsu Makassar - Tangan Palsu Makassar - Hubungi 085394849766
Kaki Palsu Makassar - Tangan Palsu Makassar - Hubungi 085394849766

Di era kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, manusia berlomba merancang berbagai kreasi yang menyerupai bentuk aslinya. salah satu rancangan tersebut dalam dunia kesehatan dalam hal pembuatan tangan palsu.

Dahulu para teknisi hanya menggunakan bahan almunium fan resin, dan saat ini telah dikembangkan bahan silikon yang hasilnya menyerupai bentuk bentuk aslinya, rancangan silikon ini lebih fokus ke arah estetika dan kosmetik.

Adapun dari segi fungsi belum mampu memberikan manfaat yang signifikan, olehnya itu sebaik apapun rancangan manusia, ciptaaan ALLAH jauh lebih sempurna, dan memberikan gambaran betapa MAHA KUASA ALLAH SWT