Beranda Topik Ringan

Topik: Ringan

KAKI PALSU LEBIH RINGAN, KOK BISA?

Kaki Palsu bahan carbon memiliki keunggulan estetika dan bahannya cukup ringan. Kekurangannya adalah harganya yang cukup mahal
Kaki Palsu bahan carbon memiliki keunggulan estetika dan bahannya cukup ringan. Kekurangannya adalah harganya yang cukup mahal

Kenyamanan pemakaian kaki palsu tentu menjadi impian dan harapan setiap pasien yang membutuhkan kaki palsu. Oleh karena itu, berbagai rancangan kaki palsu yang di buat oleh teknisi kaki palsu senantiasa mempertimbangkan faktor bobot atau berat kaki palsu yang akan di rancang.

Biasanya untuk meminimalisir berat kaki palsu tersebut, teknisi harus mampu merancang sendiri komponen bagian kaki palsu dengan memilih berbagai bahan (material) yang lebih ringan. Bagian soket dan adaptor merupakan bagian yang tentu dapat dirancang sedemikian rupa untuk meringankan berat kaki palsu tersebut. Ketahanan dan kualitas kaki palsu tentu menjadi pertimbangan khusus dalam memodifikasi rancangan teknisi kaki palsu.

Salah satu bahan pembuatan soket yang ringan adalah menggunakan material PP (polipropilen). Polipropilen ini mempunyai beberapa keunggulan, disamping materialnya yang ringan, bahan polipropilen ini juga sangat bagus memodifikasi soket yang sudah dibuat, sehingga kenyamanan pemakaian kaki palsu yang di inginkan baik pasien maupun teknisi kaki palsu akan tercapai. Keunggulan lain dari bahan polipropilen ini adalah segi ketahanannya, meskipun ringan, namun tetap kuat dan tahan patah.

Bahan-bahan umum yang digunakan oleh teknisi kaki palsu adalah resin fiber dan karbon, digunakan untuk pembuatan soket kaki palsu, baik yang di atas lutut maupun di bawah lutut

Keunggulan material resin fiber adalah aspek estetikanya yang mengkilap, namun, kekurangannya adalah bahan yang cukup berat serta proses modifikasi soket yang rumit, Untuk bahan carbon memiliki keunggulan estetika dan bahannya cukup ringan. Kekurangannya adalah harganya yang cukup mahal.

Olehnya itu, dari sekian banyak bahan yang menjadi pilihan tentu pasien itu sendiri yang memilih sesuai kebutuhan yang sesuai kondisi finansial maupun fisik pada pasien itu sendiri.

BENARKAH ROKOK MEMBUNUHMU? INILAH KISAH PASIEN AMPUTASI

Buerger disease ini terjadi akibat pembuluh darah perifer yang mengalami sumbatan ke bagian ujung tungkai kaki sehingga nutrisi makanan dan oksigen sangat tidak mencukupi kebutuhannya yang tentu berakibat resiko kematian jaringan tubuh
Pasien amputasi akibat kebiasaan menghabiskan rokok sekitar 3 bungkus sehari.

Dalam perjalanan pulang ke kampung, saya mampir untuk shalat subuh disuatu masjid. Tiba-tiba pandangan saya tertuju pada seorang yang datang berjalan ke masjid dengan mengesok sampai pada shaf barisan jamaah, ternyata beliau adalah salah satu jamaah masjid tetap yang kondisi selalu datang seperti itu yang mengalami penyakit yang berakibat salah satu kaki bagian betisnya telah di amputasi.

Setelah selesai shalat akupun menghampiri dan menyapanya, ternyata beliau sudah mengalaminya selama sekitar 1 tahun.

Dari pembicaraan yang cukup intens, ternyata beliau amputasi akibat kebiasaan menghabiskan rokok sekitar 3 bungkus sehari. Penyakit ini disebut buerger disease. Buerger disease ini terjadi akibat pembuluh darah perifer yang mengalami sumbatan ke bagian ujung tungkai kaki sehingga nutrisi makanan dan oksigen sangat tidak mencukupi kebutuhannya yang tentu berakibat resiko kematian jaringan tubuh. Hal ini ditandai dengan perubahan tekstur kulit dan otot. Kulit yang mulai menghitam dan dan timbulnya luka serta rasa nyeri pada area kaki.

Kondisi seperti ini, biasa dokter menyarankan untuk segera dilakukan amputasi guna menghindari penyebaran kuman ke jaringan sekitarnya yang masih sehat.

Terkadang penyebab amputasi akibat kebiasaan merokok ini sangat sulit dipahami dan di cerna oleh pasien. Terkadang pasien membandingkan dirinya dengan orang yang mempunyai kebiasaan merokok yang sama dengan dirinya yang terlihat tanpa keluhan yang berarti. Beliau tidak menyadari bahwa daya tahan tubuh setiap orang itu berbeda.

Alhamdulillah setelah melakukan pendekatan dan edukasi, beliau melakukan perubahan yang signifikan dengan tidak lagi menyentuh rokok dalam sehari.

Beberapa hari kemudian mulai dilakukan proses pembuatan kaki palsu dan latihan berjalan (gait training). Dan setelah melalui proses tahapan berjalan tersebut, pasien tersebut telah kembali beraktifitas secara normal dalam kehidupan.

Apakah kaki yang telah di amputasi pada pergelangan kaki bisa di injakkan ?

kaki palsu syme prosthesis
kaki palsu syme prosthesis

Pemilihan tipe atau jenis kaki palsu sangat ditentukan oleh lokasi area amputasinya. Dan kali ini kita akan membahas salah satu jenis kaki palsu yang amputasinya pada daerah pergelangan kaki, Syme prosthesis adalah rancangan tipe kaki palsu khusus untuk amputasi ini.

Sebelum pemakaian syme prosthesis ini, sebaiknya pasien diberikan edukasi sebelumnya untuk selalu berusaha menginjakkan kakinya tersebut. Yang nantinya akan menjadi tumpuan berat badan saat menggunakan syme prosthesis ini.

Syme prosthesis ini berbeda dengan tipe kaki palsu bawah lutut lainnya, karena pada umumnya menggunakan tumpuan didaerah sekitar lutut.

Saat awal belajar menginjakkan kaki yang telah di amputasi, memang ada rasa takut dan nyeri saat berdiri dan berjalan. Namun beberapa kasus yang ada, seiring dengan waktu, lambat laun rasa nyeri akan hilang.

Latihan secara bertahap yang dimulai dengan tumpuan setengah berat badan (partial weight bearing) dengan alat bantu juga menjadi bagian penting pada program latihan berjalan saat pertama kali menggunakan kaki palsu.

Rancangan kaki palsu untuk pasien dengan syme prosthesis ini agak rumit dibandingkan model kaki palsu bawah lutut yang lain.

Pengukuran derajat kemiringan kaki palsu sangat menentukan kenyamanan pemakaian kaki palsu itu sendiri. Rasa nyeri yang timbul terutama pada bagian tulang kering (osTibia) biasa menjadi keluhan utama pasien amputasi, terutama saat berjalan. Olehnya itu sebelum melakukan finishing kaki palsu, hendaknya seorang teknisi kaki palsu wajib memberikan tahapan latihan beberapa kali pertemuan sebelum dilakukan penyempurnaan kaki palsu.

Timbul jaringan parut Scar Tissue pada bekas jahitan amputasi anda ? Ini tips menggunakan kaki palsu

Luka Jahitan Amputasi

Umumnya jaringan parut ini muncul pada bagian luka jahitan amputasi yang mengalami gangguan penyambungan kulit, sehingga celah yang ada pada kulit terisi oleh jaringan parut untuk menutupi bekas luka yang ada. Salah satu kendala yang dialami oleh seorang teknisi kaki palsu adalah pada saat melatih ia memberikan beban pada daerah ujung yang ada jaringan parutnya terutama amputasi bagian betis daerah yang paling sering muncul luka lecet pada jaringan parut tersebut sebab lapisan pada jaringan parut tersebut sangat tipis.

Dalam kondisi bekas amputasi yang mudah lecet seperti ini, sebaiknya selalu menjaga kebersihan luka yang ada agar tidak mengalami infeksi. Pemakaian kaki palsu sebaiknya di istirahatkan dulu sambil menunggu penyembuhan lukanya.

Biasanya apabila telah mengalami beberapa kali luka lecet pada daerah yang sama, maka bagian yang luka tersebut lambat laun akan mengalami penebalan kulit atau jaringan pada daerah tersebut,sehingga pemakaian kaki palsu dari hari kehari akan semakin nyaman.

Dan hal yang paling berpotensi menimbulkan luka saat menggunakan kaki palsu tersebut adalah saat berjalan di tempat yang menanjak atau naik turun tangga. Disamping itu, pemakaian soft socket yang tidak pas saat memasukkan ke dalam hard socket.

Faktor lain yang merupakan kelalaian dalam pemakaian kaki palsu yang bisa menimbulkan luka adalah bagian stump (ujung amputasi) yang menjadi tumpuan beban berat badan saat berdiri dan berjalan akibat soket yang sudah longgar sehingga tumpuan yang biasanya pada area lutut terutama di tendon bearing berpindah ke ujung amputasi.

Olehnya itu sangat penting seorang teknisi kaki palsu memberikan edukasi dan latihan selama proses pembuatan kaki palsu untuk dijadikan bagian alur pelayanan kepada seseorang pasien sebelum menggunakan kaki palsu.

KISAH PERSAHABATAN SEJATI PENYANDANG CACAT LAHIR TANPA KAKI DI KABUPATEN MAROS

Pernahkah anda membayangkan sekiranya kita berada dalam kondisi yang ditakdirkan dalam keadaan cacat lahir tanpa salah satu anggota kaki ?

Dan itulah yang dialami seorang anak desa asal Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Dalam kondisi hidup sangat sederhana serta keterbatasan fisik yang ada padanya berjalan dengan cara melompat tanpa kaki dan tongkat. dia tetap berusaha optimis menatap hidup dan masa depannya.

Sejak kecil mereka ditempa ujian demi ujian yang membuatnya semakin kuat dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini. Betapa tidak, sejak orangtuanya telah tiada, dialah yang melanjutkan pekerjaan orang tuanya sebagai pandai besi membuat pisau, parang dan sejenisnya demi menjadi tulang punggung hidup diri dan keluarganya.

Namun kepemurahan dan kasih sayang ALLAH tetap tercurah pada hamba ini. Ada saja kemudahan yang didapatkan sejak kecil hingga saat ini.

Dia di takdirkan bersahabat dengan seorang hamba ALLAH sejak sekolah di Madrasah sampai sekarang menjadi teman sejatinya yang selalu membela dan berupaya meringankan beban saudaranya ini.

Dan apa yang di upayakan saat ini adalah berusaha mencarikan bantuan kaki palsu. Berbagai lembaga bantuan yang didatangi mulai lembaga swasta sampai lembaga pemerintahan dia tempuh demi seorang sahabat yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya sendiri.

Dan Alhamdulillah dengan niat suci dan usaha yang pantang menyerah, akhirnya Allah mengabulkan usaha dan doaNYA. Siapa sangka, dari berbagai yang ditempuhnya seorang sahabat sejati ini tanpa beban dan keyakinan penuh mendatangi dan menceritakan kisah hidup sahabatnya ini yang sejak kecil membutuhkan bantuan kaki palsu seorang Kapolres. Dan alhamdulillah dengan kepedulian dan empati seorang Kapolres Maros dan kasat Maros serta jajarannya, mereka siap untuk membantu kaki palsu.

Semoga kebaikan dan empati serta kepedulian dalam meringankan beban hidup hamba ALLAH mendapatkan pahala amal jariyah di sisi ALLAH.

KAKI PALSU DIBUAT LEBIH RINGAN KENAPA TIDAK?

Dari beberapa rancangan kaki palsu yang ada, memang kadang keluhan pasien pengguna kaki palsu adalah terasa beratnya kaki palsu yang di pakai, terutama bagi pasien wanita dan pasien lanjut usia.

Khusus untuk pasien yang menggunakan kaki palsu atas lutut (above knee prosthesis), memang sangat terasa oleh pasien itu sendiri betapa beratnya melangkahkan kakinya serta mengatur keseimbangan tubuhnya untuk senantiasa tegap dalam posisi berdiri secara normal.

Olehnya itu sudah menjadi prioritas kami untuk senantiasa merancang dan membuat kaki palsu yang lebih ringan dari berbagai komponen kaki palsu yang ada, baik dari produk lokal maupun impor.

Alhamdulillah, kini HARAPAN MEDIKA MAKASSAR telah berhasil melakukan terobosan yang luar biasa dalam membuat kaki palsu yang ringan tanpa mengurangi kualitas dan fungsi dari kaki palsu itu sendiri.

Berbagai komponen kaki palsu telah di perbaharui dengan komponen baru yang sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga kaki palsu yang di gunakan oleh pasien kami terasa jauh lebih ringan dalam mengayunkan langkah kaki secara sempurna saat berjalan .

Dan salah satu keunggulan produk kami adalah harga kaki palsu yang kami tawarkan jauh lebih terjangkau.

ADUH… KOMPONEN KAKI PALSU IMPOR BERIMBAS NAIKNYA BBM

Hampir di pastikan produk produk impor akan mengalami lonjakan pasca kenaikan BBM yang tentunya akan berpengaruh terhadap kenaikan harga kaki palsu itu sendiri,terutama yang menggunakan komponen impor.

Seiring dengan itu pula, tentu dengan tinggi harga harga yang lain akan berpengaruh kepada daya beli masyarakat terhadap kebutuhan hidupnya.

Apakah kita harus pesimis??? Tentu kita harus melewati masa masa sulit ini dengan mengedepankan rasa optimis dan rasa syukur kepada ALLAH terhadap nikmat yang dikaruniakan kepada kita. Tentu sebagai orang yang beriman, kita dituntut saling peduli dan mampu mengedepankan rasa empati dan tetap berusaha untuk memberikan kemudahan dan saling melapangkan segala urusan saudara kita yang membutuhkan.

Sebagai seorang teknisi kaki palsu, tentu diharapkan mampu membaca kondisi ekonomi masyarakat saat ini,apalagi saat melayani pasien kita yang tidak mampu secara finansial dan membutuhkan jasa kita.

Disinilah kepedulian kita dan sumbangsih amal yang perlu kita perbuat sesuai kemampuan kita, Karena pada hakikatnya, APABILA KITA BERBUAT BAIK KEPADA ORANG LAIN, MAKA HAKIKATNYA KEBAIKAN ITU UNTUK DIRI KITA SENDIRI.

Begitu besar pahala bagi kita sebagai seorang teknisi kaki palsu bila kita meringankan beban saudara kita. Yang tentu akan menjadi amal jariah serta diiringi niat ikhlas hanya semata mengharapkan Ridha ALLAH SWT.

Sabda rasulullah SAW: Barang siapa memudahkan urusan saudaranya di dunia, maka ALLAH akan memudahkan urusan pula didunia dan akhirat. Aaamin ya RABB 🤲🤲

WOW… TERNYATA INI KELEBIHAN MEMAKAI KNEE JOINT PNEUMATIC PROSTHESIS ATAS LUTUT

KNEE JOINT PNEUMATIC
KNEE JOINT PNEUMATIC

Bagi anda yang ingin mendapatkan pola jalan yang baik dan rasa nyaman saat memakai kaki palsu pada pasien amputasi atas lutut, maka dari berbagai pengalaman yang ada, menggunakan knee joint sistem pneumatic adalah pilihan yang tepat.

Kelebihan yang didapatkan adalah ayunan langkah kaki yang panjang serta keseimbangan tubuh yang sangat membantu saat melangkahkan kaki palsunya serta saat menjadikannya sebagai tumpuan berat badan.

Pola latihan berjalan yang biasa disebut gait analysis atau gait training, sering dijadikan pedoman dan acuan dalam melatih pasien amputasi menggunakan kaki palsu sangat membantu bila anda menggunakan persendian lutut pneumatic (pneumatic knee joint).

Namun dari kelebihan itu,tentu berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan dari berbagai produk knee joint yang ada.

Namun dari berbagai komponen impor knee joint yang ada di Indonesia,umumnya teknisi kaki palsu lebih banyak menggunakan knee joint tipe four bar yang harganya lebih terjangkau dan lebih ringan serta stok cukup banyak tersedia.

Akan tetapi kemampuan menggunakan kaki palsu yang ada,sangat tergantung dari kemampuan fisik dari pasien yang ingin menggunakan kaki palsu. Hal tersebut kadang dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, serta riwayat penyebab amputasi itu sendiri.

Ibaratnya seperti orang yang mengendarai kendaraan mobil, semahal dan secanggih apapun mobil yang dimiliki, namun faktor kemampuan sopir (driver) itulah yang menjadi penentu kenyaman dalam perjalanan.