Beranda Topik Pekerjaan

Topik: Pekerjaan

Syarat Memakai Kaki Palsu: Pastikan Luka Sembuh

Teknisi mengevaluasi syarat memakai kaki palsu di klinik Makassar
Terapis menjelaskan waktu yang tepat memakai kaki palsu

⚡ Ringkasan Cepat (TL;DR)

  • Fakta Medis Utama: Kesembuhan luka amputasi merupakan syarat mutlak sebelum teknisi melakukan pengukuran kaki palsu.
  • Risiko Terburu-buru: Pasien yang memaksakan diri menggunakan kaki palsu saat luka belum kering akan memperparah kerusakan jaringan.
  • Fokus Kasus Diabetes: Penderita diabetes membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama, yaitu minimal 4 bulan pasca operasi.
  • Solusi Sementara: Teknisi sering menyarankan soket silikon medis untuk melindungi ujung stump (puntung) dari gesekan.

Keinginan beraktivitas kembali dengan normal tentu menjadi harapan besar bagi banyak pasien pasca amputasi. Oleh karena itu, hal ini sangat wajar terjadi. Adanya tuntutan pekerjaan dan tekanan lingkungan sering membuat pasien ingin segera bergerak aktif. Namun, Anda tidak boleh mengabaikan syarat memakai kaki palsu.

Tentu saja, keinginan yang kuat harus seimbang dengan pertimbangan medis yang matang. Terlebih lagi, waktu dan kelayakan penggunaan kaki prostetik harus selalu mengikuti petunjuk teknisi medis. Kesembuhan luka amputasi memegang peranan paling penting. Oleh sebab itu, jangan terburu-buru mengukur atau memakai kaki palsu jika tubuh Anda masih memiliki luka.

Kenapa Kesembuhan Luka Menjadi Syarat Memakai Kaki Palsu?

Proses pemulihan pasca operasi amputasi bukanlah hal yang instan. Jaringan kulit, otot, dan saraf membutuhkan waktu untuk menyatu dan menguat. Dengan demikian, kesembuhan luka merupakan syarat mutlak yang tidak bisa Anda tawar.

Banyak pasien sering bertanya, mengapa teknisi selalu menunda proses pengukuran? Jawabannya jelas berkaitan dengan risiko medis. Ketika teknisi memasangkan kaki palsu, area bekas amputasi (stump) akan menahan seluruh beban tubuh. Akibatnya, jika luka belum kering sempurna, tekanan dari soket pasti menimbulkan masalah baru. Bahkan, gesekan tersebut akan membuat luka kembali terbuka. Hal ini justru akan memperpanjang masa pemulihan Anda.

Selain itu, luka yang masih basah sangat rentan terhadap infeksi kuman. Oleh karena itu, langkah paling aman adalah memastikan ujung bekas amputasi benar-benar kering. Selanjutnya, pasien akan merasa jauh lebih nyaman saat berlatih berjalan tanpa adanya rasa sakit dari luka yang terbuka.

Amputasi Diabetes dan Hubungannya dengan Kaki Palsu

Dalam beberapa tahun terakhir, data kesehatan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Lebih dari 60 persen pasien yang mencari jasa pembuatan kaki palsu telah kehilangan anggota tubuh mereka akibat penyakit diabetes.

Gaya hidup masyarakat modern memegang peran sangat besar. Misalnya, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) kini semakin meningkat. Selain itu, tubuh penderita juga menjadi malas bergerak karena kemudahan teknologi. Akibatnya, dua faktor inilah yang memicu lonjakan angka penderita diabetes.

Pada pasien diabetes, sirkulasi darah tidak berjalan seoptimal orang sehat. Kadar gula darah yang tinggi merusak kelenturan pembuluh darah. Oleh karena itu, nutrisi dan oksigen gagal mencapai area luka amputasi. Itulah sebabnya, luka pasien diabetes sangat sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Dengan demikian, teknisi kaki palsu wajib memberikan perhatian ekstra ketat pada kasus semacam ini.

Waktu yang Tepat Memakai Kaki Palsu: Trauma vs Diabetes

Kapan Anda bisa mulai menggunakan kaki prostetik? Jawabannya sangat bergantung pada penyebab amputasi tersebut. Secara umum, terdapat perbedaan durasi pemulihan yang cukup mencolok antar pasien.

Tabel Waktu Pemulihan Pasca Amputasi

Penyebab AmputasiRata-Rata Waktu Pemulihan LukaKesiapan Memakai Kaki Palsu
Kecelakaan / Trauma2 – 3 BulanLebih cepat karena jaringan biasanya sehat
Tumor / Kanker3 – 4 BulanBergantung pada terapi medis lanjutan
Diabetes MelitusMinimal 4 BulanMembutuhkan waktu jauh lebih lama

Berdasarkan tabel di atas, jelas bahwa pasien diabetes membutuhkan waktu tunggu lebih panjang. Terlebih lagi, luka pasca amputasi diabetes memerlukan perawatan ekstra hati-hati. Terkadang, waktu empat bulan belum cukup bagi tubuh untuk pulih. Bahkan, beberapa pasien membutuhkan waktu hingga setengah tahun agar kulit mereka benar-benar siap menahan beban.

Tanda-Tanda Luka Amputasi Belum Sembuh Total

Pertama-tama, pasien dan keluarga pendamping wajib mengenali kondisi luka secara mandiri. Jangan pernah menyembunyikan kondisi sebenarnya dari teknisi Anda. Berikut ini merupakan tanda nyata bahwa luka amputasi masih membutuhkan waktu pemulihan:

1. Munculnya Kemerahan di Sekitar Kulit

Kulit yang berwarna merah menandakan peradangan aktif masih terjadi. Pembuluh darah masih berupaya menyembuhkan area tersebut. Akibatnya, gesekan kecil saja bisa membuat peradangan semakin meluas.

2. Permukaan Kulit Terlihat Mengkilap

Selanjutnya, kulit mengkilap menjadi pertanda bahwa jaringan epidermis masih sangat muda dan rapuh. Kulit ini belum memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan gesekan dari material soket kaki palsu.

3. Sambungan Kulit Setipis Bawang

Sementara itu, bekas jahitan amputasi harus menyatu dengan kuat. Jika Anda melihat area sambungan masih sangat tipis, kondisi tersebut sangat berbahaya. Tekanan berat badan saat berdiri bisa langsung merobek sambungan itu seketika.

4. Munculnya Scar Tissue (Jaringan Parut) Keras

Di samping itu, jaringan parut yang berlebihan sering menimbulkan rasa nyeri hebat. Jaringan ini membuat ujung stump kehilangan fleksibilitas. Akibatnya, proses adaptasi dengan soket akan menyiksa pasien.

5. Masih Keluar Cairan Bening atau Nanah

Lebih lanjut lagi, ini merupakan tanda bahaya paling fatal. Keluarnya cairan bening (eksudat) atau nanah menandakan luka masih terbuka atau terinfeksi bakteri. Jika pasien memaksa masuk ke dalam soket yang kedap udara, bakteri pasti berkembang biak dengan cepat.

Bahaya Memaksakan Diri Memakai Kaki Palsu Saat Masih Ada Luka

Lantas, apa yang terjadi jika pasien tetap bersikeras? Tentu saja, banyak teknisi profesional akan menolak permintaan pembuatan kaki prostetik tersebut. Penolakan ini murni bertujuan untuk melindungi keselamatan pasien. Apabila Anda memaksakan diri melanggar syarat memakai kaki palsu, Anda akan menghadapi risiko medis serius.

Pertama, Anda berisiko mengalami infeksi tulang (osteomielitis). Luka terbuka akibat gesekan soket membuka jalan bagi bakteri untuk masuk hingga ke tulang. Kedua, Anda mungkin menghadapi amputasi ulang (re-amputasi). Jika infeksi semakin parah dan jaringan mati membusuk (nekrosis), dokter bedah terpaksa memotong tulang lebih pendek lagi. Ketiga, Anda akan menderita trauma psikologis. Rasa sakit yang tak tertahankan saat berlatih jalan akan membuat Anda trauma dan akhirnya menolak pemakaian alat bantu selamanya.

Solusi Soket Silikon untuk Kulit Sensitif

Bagaimana jika luka sudah menutup sempurna namun kulit masih mudah lecet? Anda tidak perlu khawatir. Teknologi pembuatan alat bantu jalan saat ini telah semakin maju. Oleh karena itu, teknisi biasanya menawarkan opsi penggunaan soket silikon.

Soket silikon bekerja layaknya bantal peredam kejut. Material silikon yang lembut akan membungkus ujung stump dengan sangat rapat. Fungsinya yaitu mengurangi gesekan langsung antara kulit sensitif dan soket keras (hard socket). Khusus bagi pasien diabetes, teknisi sangat merekomendasikan soket silikon sebagai investasi kesehatan. Dengan demikian, solusi ini memungkinkan pasien berlatih berjalan dengan jauh lebih aman.

Cara dan Langkah Praktis Mempercepat Penyembuhan Luka Amputasi

Meskipun waktu menunggu terasa membosankan, Anda tidak perlu berdiam diri. Sebaliknya, Anda bisa melakukan beberapa langkah proaktif selama masa pemulihan:

  • Kontrol Gula Darah dengan Ketat: Bagi pasien diabetes, langkah ini adalah prioritas utama. Minumlah obat secara teratur dan hindari konsumsi makanan manis.
  • Jaga Kebersihan Stump: Bersihkan area amputasi sesuai arahan dokter secara rutin. Selanjutnya, keringkan kulit menggunakan handuk lembut dengan cara menepuk, bukan menggosok.
  • Penuhi Asupan Protein: Tubuh membutuhkan protein untuk membentuk sel baru dengan cepat. Oleh karena itu, konsumsilah ikan, telur, atau tahu.
  • Lakukan Pembalutan Elastis (Wrapping): Balutlah stump menggunakan perban elastis untuk membentuk ujungnya menjadi kerucut. Hal ini mempermudah stump masuk ke dalam soket nantinya.
  • Latih Penguatan Otot: Latihlah sisa otot kaki dan tangan agar Anda kuat menopang tubuh saat menggunakan alat bantu jalan.

Kesalahan Umum Pasien Amputasi dan Cara Menghindarinya

Sering kali, kesalahan-kesalahan sepele menghambat proses pemulihan pasien. Berikut ini adalah daftar kesalahan umum dan cara menghindarinya:

Kesalahan 1: Sering Menyentuh Luka dengan Tangan Kotor. Cara Menghindari: Anda wajib mencuci tangan menggunakan sabun antibakteri sebelum mengganti perban.

Kesalahan 2: Mengoleskan Ramuan Tradisional Tanpa Izin Dokter.

Cara Menghindari: Percayakan perawatan luka hanya pada salep atau cairan antiseptik yang dokter resepkan secara resmi.

Kesalahan 3: Berdiam Diri di Tempat Tidur Sepanjang Hari.

Cara Menghindari: Kurangnya pergerakan menyebabkan otot menyusut (atrofi). Oleh karena itu, lakukan peregangan ringan setiap hari untuk menjaga massa otot tubuh.

🔍 Contoh Kasus Simulasi: Pentingnya Kesabaran

Seorang pasien pria berusia 55 tahun mengalami amputasi di bawah lutut akibat komplikasi diabetes. Karena tuntutan pekerjaan, ia mendesak teknisi agar segera membuatkan kaki prostetik pada bulan kedua. Walaupun bekas jahitan terlihat sudah menutup, kulitnya masih sangat tipis dan kemerahan.

Meskipun teknisi menyarankan penundaan pengukuran, pasien tersebut memaksa menggunakan alat bantu standar. Lalu, apa hasilnya? Baru tiga hari berlatih jalan, kulit pada ujung stump mengalami lecet parah. Akibatnya, luka kembali terbuka lebar dan mengeluarkan cairan berbau.

Karena ketidaksabarannya, pasien tersebut harus kembali menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit. Waktu tunggu yang seharusnya hanya tersisa dua bulan, kini bertambah menjadi enam bulan penuh akibat infeksi sekunder. Singkatnya, kasus ini membuktikan bahwa kesembuhan luka bukanlah sekadar saran, melainkan keharusan medis mutlak.

❓ FAQ: Pertanyaan Seputar Syarat Memakai Kaki Palsu

1. Berapa lama luka amputasi akibat diabetes bisa sembuh total?

Waktu penyembuhan sangat bervariasi pada setiap individu. Namun secara umum, luka amputasi diabetes membutuhkan waktu minimal 4 bulan pasca operasi. Terkadang, durasinya bisa memakan waktu lebih lama tergantung pada rutinitas kontrol gula darah pasien.

2. Apakah saya bisa langsung berjalan lancar setelah luka sembuh?

Tentu saja tidak langsung lancar. Penggunaan kaki prostetik bukan sekadar memasang alat ke tubuh. Sebaliknya, Anda tetap membutuhkan bimbingan dan latihan berjalan (gait training) dari teknisi secara bertahap.

3. Apa fungsi soket silikon pada kaki prostetik?

Soket silikon berfungsi untuk melindungi ujung kulit yang sensitif dari gesekan. Oleh karena itu, teknisi sangat merekomendasikan material ini bagi pasien yang kulit ujung amputasinya mudah lecet, terutama pasien diabetes.

4. Apakah saya boleh melatih stump dengan handuk sebelum memakai alat bantu?

Ya, teknik mengurangi kepekaan kulit (desensitisasi) sangat kami anjurkan. Setelah luka sembuh total, Anda bisa menggosok lembut ujung stump menggunakan handuk untuk membiasakan kulit terhadap sentuhan.

Kesimpulan: Jangan Kompromi dengan Kesehatan Luka Anda

Proses pembuatan kaki prostetik yang tepat selalu membutuhkan waktu, ketelitian, dan kesabaran tinggi. Sebagai kesimpulan, syarat memakai kaki palsu yang paling utama adalah kesembuhan luka secara total. Apabila Anda mengambil jalan pintas, Anda hanya akan membawa petaka berupa infeksi serius pada area stump.

Oleh karena itu, perhatian utama bagi setiap penyintas amputasi—khususnya penderita diabetes—adalah fokus merawat luka. Jika Anda melihat tanda kemerahan, kulit mengkilap, jaringan parut keras, atau keluarnya cairan bening, Anda harus bersabar. Berikanlah waktu yang cukup bagi tubuh untuk pulih sempurna. Sebab, kesehatan jangka panjang Anda jauh lebih berharga daripada ketergesa-gesaan.

Apakah luka amputasi Anda sudah benar-benar sembuh dan Anda siap untuk beraktivitas kembali? Segera konsultasikan kondisi Anda bersama para ahli di Kaki Tangan Palsu Makassar. Kami melayani pengukuran dan pembuatan kaki prostetik berkualitas untuk wilayah Makassar, Parepare, Palopo, Gowa, Bone, hingga Toraja dan sekitarnya.

Hubungi teknisi profesional kami hari ini melalui website resmi kakitanganpalsumakassar.com untuk mendapatkan layanan asesmen gratis dan bimbingan latihan berjalan yang tepat!

Panduan Lengkap Memilih Kaki Palsu: Pahami Standar Kualitas, Kenyamanan, dan Harga

Layanan Pembuatan Kaki Palsu Terbaik di Indonesia Timur
Layanan Pembuatan Kaki Palsu Terbaik di Indonesia Timur

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Pusat Pembuatan Kaki Palsu dan Tangan Palsu dengan Harga Terjangkau.

Harapan Medika Makassar menyediakan berbagai jenis kaki palsu dan tangan palsu yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Kami siap membantu Anda.

Memilih kaki palsu yang tepat adalah kebutuhan esensial bagi pasien amputasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Banyak yang beranggapan bahwa harga yang mahal berbanding lurus dengan kualitas dan kenyamanan. Pemahaman ini tidak sepenuhnya salah, namun harga seharusnya tidak menjadi satu-satunya tolok ukur ideal. Kemampuan fisik dan kebutuhan individu pasien jauh lebih penting.


Kualitas Bukan Berdasarkan Harga

Memang benar, produk kaki palsu yang mahal biasanya menawarkan material dan teknologi yang lebih canggih. Namun, seringkali pasien hanya mengandalkan harga tinggi sebagai penentu kenyamanan berjalan. Padahal, faktor utama yang menentukan kelancaran penggunaan kaki palsu adalah kemampuan fisik pasien itu sendiri.

Ini bisa diibaratkan seperti memiliki mobil mewah namun tidak mahir mengendarainya. Semua kelebihan mobil tersebut tidak akan memberikan manfaat optimal. Sebaliknya, seorang pengemudi yang andal dapat menguasai mobil standar sekalipun dengan baik. Demikian pula dengan kaki palsu; kemampuan dan adaptasi pasien adalah kunci utama.


Peran Penting Konsultasi dengan Teknisi

Untuk mendapatkan kaki palsu yang ideal, sangat disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan teknisi ahli. Seorang teknisi akan melakukan pemeriksaan dan penilaian (asesmen) terhadap kondisi fisik dan kemampuan pasien.

Berdasarkan asesmen tersebut, teknisi dapat memberikan rekomendasi yang paling sesuai. Pertimbangan utama dalam pemilihan kaki palsu meliputi:

  • Analisa bahan ideal yang cocok dengan kondisi pasien.
  • Jenis dan tipe kaki palsu yang sesuai dengan tingkat aktivitas.
  • Ketersediaan dana atau daya beli pasien.

Prioritas Utama: Kekuatan, Kenyamanan, dan Daya Tahan

Pada akhirnya, standar kaki palsu yang baik adalah yang kuat, awet, dan nyaman digunakan. Tiga elemen ini menjadi prioritas utama bagi pengguna maupun teknisi. Dengan memilih kaki palsu yang tepat sesuai kebutuhan fisik dan anggaran, pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri dan optimal.


Pusat Informasi Lainnya

Untuk Layanan Pembuatan Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu ortopedi lainnya, silakan kunjungi:

Alamat WorkShop: City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar – Maros KM 25 | Telp: 085394849766

KECACATAN FISIK BUKANLAH PENGHALANG MERAIH KESUKSESAN KERJA

KECACATAN FISIK BUKANLAH PENGHALANG MERAIH KESUKSESAN KERJA
KECACATAN FISIK BUKANLAH PENGHALANG MERAIH KESUKSESAN KERJA

Dalam dunia kerja saat ini, mencari peluang kerja tentu menjadi prioritas bagi semua orang dewasa untuk mendapatkan penghasilan dan kemapanan hidup di masa mendatang.

Berbagai upaya dan ikhtiar telah ditempuh dengan melengkapi diri dengan berbagai persyaratan kerja yang dibutuhkan. Mulai dari meraih jenjang pendidikan yang tinggi, penampilan diri yang menarik, serta dana besar yang terkadang dipersiapkan dan koneksi kerja yang luas, serta kerabat keluarga yang juga dapat membantu.

Bagi seorang disabilitas, seperti pasien yang sudah amputasi kaki maupun amputasi tangan, tentulah menjadi penilaian minus baginya untuk melamar pekerjaan. Akan tetapi, peluang kerja bukan berarti tertutup baginya. Berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah telah memberikan harapan dengan membuka lowongan kerja baik pemerintah maupun swasta untuk mengalokasikan khusus atau memberikan prioritas khusus bagi penderita disabilitas tersebut.

Penyandang disabilitas mungkin memiliki keterbatasan dalam sesuatu. Namun, ini tidak menghalangi mereka untuk bisa sukses di dunia kerja. Sebab, nyatanya ada banyak pilihan pekerjaan yang cocok untuk orang dengan disabilitas.

Disabilitas adalah setiap kondisi tubuh atau pikiran yang membuat orang dengan kondisi ini lebih sulit untuk melakukan aktivitas tertentu dan berinteraksi.

Penyandang disabilitas di daerah wilayah Makassar dan sekitarnya telah diberikan kesempatan berupa kursus keterampilan di panti sosial guna menjadi bekal untuk mengembangkan diri dan potensi yang dimilikinya. Dan bagi mereka yang kehilangan tangan akan diberikan tangan palsu dan bagi yang kehilangan kaki mereka juga diberikan bantuan kaki palsu, baik kaki palsu atas lutut maupun kaki palsu bawah lutut. Dan bantuan tangan palsu dan kaki palsu ini, biasanya diberikan setelah menyelesaikan masa kursus di panti sosial tersebut.

Alhamdulillah, dari beberapa pasien yang kami layani dengan membuatkan tangan palsu maupun kaki palsu, baik di workshop maupun di rumah sakit, mereka banyak diterima bekerja di instansi pemerintah maupun swasta setelah memasukkan lamaran kerja dengan keadaan tetap memakai kaki palsu dan tangan palsu.

Olehnya itu, yakin dan minta dan berharap lah semata kepada Allah yang menentukan segala ketetapan hambanya di dunia ini. Rezki Allah itu maha luas kepada siapa yang dikehendakiya.

KISAH PERSAHABATAN SEJATI PENYANDANG CACAT LAHIR TANPA KAKI DI KABUPATEN MAROS

Pernahkah anda membayangkan sekiranya kita berada dalam kondisi yang ditakdirkan dalam keadaan cacat lahir tanpa salah satu anggota kaki ?

Dan itulah yang dialami seorang anak desa asal Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Dalam kondisi hidup sangat sederhana serta keterbatasan fisik yang ada padanya berjalan dengan cara melompat tanpa kaki dan tongkat. dia tetap berusaha optimis menatap hidup dan masa depannya.

Sejak kecil mereka ditempa ujian demi ujian yang membuatnya semakin kuat dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini. Betapa tidak, sejak orangtuanya telah tiada, dialah yang melanjutkan pekerjaan orang tuanya sebagai pandai besi membuat pisau, parang dan sejenisnya demi menjadi tulang punggung hidup diri dan keluarganya.

Namun kepemurahan dan kasih sayang ALLAH tetap tercurah pada hamba ini. Ada saja kemudahan yang didapatkan sejak kecil hingga saat ini.

Dia di takdirkan bersahabat dengan seorang hamba ALLAH sejak sekolah di Madrasah sampai sekarang menjadi teman sejatinya yang selalu membela dan berupaya meringankan beban saudaranya ini.

Dan apa yang di upayakan saat ini adalah berusaha mencarikan bantuan kaki palsu. Berbagai lembaga bantuan yang didatangi mulai lembaga swasta sampai lembaga pemerintahan dia tempuh demi seorang sahabat yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya sendiri.

Dan Alhamdulillah dengan niat suci dan usaha yang pantang menyerah, akhirnya Allah mengabulkan usaha dan doaNYA. Siapa sangka, dari berbagai yang ditempuhnya seorang sahabat sejati ini tanpa beban dan keyakinan penuh mendatangi dan menceritakan kisah hidup sahabatnya ini yang sejak kecil membutuhkan bantuan kaki palsu seorang Kapolres. Dan alhamdulillah dengan kepedulian dan empati seorang Kapolres Maros dan kasat Maros serta jajarannya, mereka siap untuk membantu kaki palsu.

Semoga kebaikan dan empati serta kepedulian dalam meringankan beban hidup hamba ALLAH mendapatkan pahala amal jariyah di sisi ALLAH.

KAMI BERNIAT KERJA DENGAN IKHLAS UNTUK MEMBUAT KAKI PALSU KARENA ALLAH

Harapan Medika Makassar Sebagai Pusat Informasi Pembuatan Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu Ortopedi lainnya Alamat Pembuat Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar Alamat Office : RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Unit Rehabilitasi Medik, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11, Makassar Alamat WorkShop : City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar - Maros KM 25 | Telp : 085394849766
Harapan Medika Makassar Sebagai Pusat Informasi Pembuatan Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu Ortopedi lainnya Alamat Pembuat Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar Alamat Office : RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Unit Rehabilitasi Medik, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11, Makassar Alamat WorkShop : City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar - Maros KM 25 | Telp : 085394849766

Profesi anda mungkin saja dimata manusia tidak ada artinya.

Akan tetapi jika semua pekerjaan kita sandarkan ikhlas dan mengharapkan ridha ALLAH, maka Insya Allah semuanya akan menjadi pahala disisi Allah.
Wahai saudaraku seprofesi !

Upah dan imbalan itu hanyalah secuil nikmat yang Allah berikan sebelum menyempurnakan ganjarannya dia akhirat kelak.

Bukankah membuatkan kaki palsu maka anda melepaskan kesulitan hidupnya ?

Fikirkanlah sekiranya anda berada diposisi mereka ? dan engkau mendapatkan pelayanan kaki palsu secara maksimal.

Bukankah Rasulullah menjanjikan bahwa barang siapa memudahkan urusan saudaranya didunia, maka ALLAH akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat.
Semoga Allah menerima NYA