Beranda Topik Amputasi

Topik: Amputasi

Inspiratif! Warga Morowali Utara Ciptakan Kaki Palsu dari Pipa Plastik, Kini Jalan dengan Percaya Diri

Berikut adalah artikel yang telah diperbarui dengan tambahan himbauan untuk menggunakan layanan jasa pembuatan kaki palsu dari Harapan Medika Makassar: --- **Kisah Inspiratif Pengguna Kaki Palsu: Mimpi yang Menjadi Kenyataan** Di sebuah daerah pedalaman yang jauh dari keramaian kota, hiduplah seorang bapak yang menjalani aktivitas rutinnya bersama istri tercinta. Hidup dalam suasana yang tenang dan bahagia, ia bekerja keras mencari nafkah dan beribadah kepada Allah SWT setiap harinya. Namun, suatu hari musibah menimpa keluarga ini. Sang bapak mengalami luka parah pada kaki kanannya akibat penyakit diabetes, yang akhirnya membuatnya harus menjalani amputasi. Kehilangan kakinya menjadi cobaan berat, namun ia tidak menyerah. Dengan kesabaran dan semangat pantang menyerah, ia terus berharap bisa kembali beraktivitas seperti biasa dengan bantuan kaki palsu. Meskipun tinggal di lokasi yang terpencil, bapak ini tidak putus asa. Dengan bakat alami yang dimilikinya, ia berusaha membuat kaki palsu sendiri dari pipa plastik dan tambalan telapak kayu, yang dipelajarinya dari tutorial di YouTube. Setelah melalui berbagai percobaan dan kegagalan, akhirnya ia berhasil merakit kaki palsu sederhana yang memungkinkannya berjalan tanpa bantuan tongkat. Meski kaki palsu buatannya jauh dari sempurna, namun sangat membantu aktivitas sehari-harinya. Di balik semua itu, ia terus bermimpi dan berharap suatu hari bisa memiliki kaki palsu yang lebih layak. Akhirnya, mimpi dan doa bapak ini terkabul. Allah SWT menjawab harapannya melalui bantuan dari Dinas Sosial Morowali Utara. Berkat perhatian dan kepedulian jajaran Pemerintah Daerah Morowali Utara, khususnya Dinas Sosial, beliau mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkannya. Pemerintah daerah tidak hanya memberikan kaki palsu, tetapi juga memfasilitasi transportasi, akomodasi, dan kebutuhan sehari-hari selama bapak ini berada di Makassar untuk menjalani proses pembuatan kaki palsu di HARAPAN MEDIKA MAKASSAR. Setelah melalui fase latihan berjalan, akhirnya bapak ini bisa kembali beraktivitas secara normal. Rasa syukur dan ucapan Alhamdulillah selalu terucap dari lisannya. Semoga bantuan dan perhatian yang diberikan menjadi amal jariah bagi semua pihak yang telah berkontribusi dalam memudahkan urusan sesama saudara. **Kesimpulan:** Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya ketangguhan, harapan, dan kepercayaan dalam menghadapi cobaan hidup. Bapak ini adalah contoh nyata bahwa dengan tekad dan dukungan dari orang-orang di sekitar, bahkan impian yang tampaknya mustahil dapat terwujud. Semoga kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berjuang, tidak menyerah, dan selalu bersyukur atas setiap berkah yang diterima. **Himbauan:** Bagi Anda atau keluarga yang membutuhkan layanan pembuatan kaki palsu, Harapan Medika Makassar adalah pilihan yang tepat. Dengan tim profesional dan berpengalaman, Harapan Medika Makassar siap membantu Anda mendapatkan kaki palsu yang berkualitas, sesuai kebutuhan, dan memungkinkan Anda untuk kembali beraktivitas dengan nyaman. Jangan ragu untuk menghubungi Harapan Medika Makassar dan mendapatkan layanan terbaik yang akan membawa perubahan positif dalam hidup Anda.

Di sebuah daerah pedalaman yang jauh dari keramaian kota, hiduplah seorang bapak yang menjalani aktivitas rutinnya bersama istri tercinta. Hidup dalam suasana yang tenang dan bahagia, ia bekerja keras mencari nafkah dan beribadah kepada Allah SWT setiap harinya.

Namun, suatu hari musibah menimpa keluarga ini. Sang bapak mengalami luka parah pada kaki kanannya akibat penyakit diabetes, yang akhirnya membuatnya harus menjalani amputasi. Kehilangan kakinya menjadi cobaan berat, namun ia tidak menyerah. Dengan kesabaran dan semangat pantang menyerah, ia terus berharap bisa kembali beraktivitas seperti biasa dengan bantuan kaki palsu.

Meskipun tinggal di lokasi yang terpencil, bapak ini tidak putus asa. Dengan bakat alami yang dimilikinya, ia berusaha membuat kaki palsu sendiri dari pipa plastik dan tambalan telapak kayu, yang dipelajarinya dari tutorial di YouTube. Setelah melalui berbagai percobaan dan kegagalan, akhirnya ia berhasil merakit kaki palsu sederhana yang memungkinkannya berjalan tanpa bantuan tongkat.

Meski kaki palsu buatannya jauh dari sempurna, namun sangat membantu aktivitas sehari-harinya. Di balik semua itu, ia terus bermimpi dan berharap suatu hari bisa memiliki kaki palsu yang lebih layak.

Akhirnya, mimpi dan doa bapak ini terkabul. Allah SWT menjawab harapannya melalui bantuan dari Dinas Sosial Morowali Utara. Berkat perhatian dan kepedulian jajaran Pemerintah Daerah Morowali Utara, khususnya Dinas Sosial, beliau mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkannya.

Pemerintah daerah tidak hanya memberikan kaki palsu, tetapi juga memfasilitasi transportasi, akomodasi, dan kebutuhan sehari-hari selama bapak ini berada di Makassar untuk menjalani proses pembuatan kaki palsu di HARAPAN MEDIKA MAKASSAR.

Setelah melalui fase latihan berjalan, akhirnya bapak ini bisa kembali beraktivitas secara normal. Rasa syukur dan ucapan Alhamdulillah selalu terucap dari lisannya. Semoga bantuan dan perhatian yang diberikan menjadi amal jariah bagi semua pihak yang telah berkontribusi dalam memudahkan urusan sesama saudara.

Kesimpulan:

Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya ketangguhan, harapan, dan kepercayaan dalam menghadapi cobaan hidup. Bapak ini adalah contoh nyata bahwa dengan tekad dan dukungan dari orang-orang di sekitar, bahkan impian yang tampaknya mustahil dapat terwujud. Semoga kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berjuang, tidak menyerah, dan selalu bersyukur atas setiap berkah yang diterima.

Himbauan:

Bagi Anda atau keluarga yang membutuhkan layanan pembuatan kaki palsu, Harapan Medika Makassar adalah pilihan yang tepat. Dengan tim profesional dan berpengalaman, Harapan Medika Makassar siap membantu Anda mendapatkan kaki palsu yang berkualitas, sesuai kebutuhan, dan memungkinkan Anda untuk kembali beraktivitas dengan nyaman. Jangan ragu untuk menghubungi Harapan Medika Makassar dan mendapatkan layanan terbaik yang akan membawa perubahan positif dalam hidup Anda.

Selalu Ada Harapan di Tengah Kegelapan: Kisah perjuangan seorang anak yatim piatu untuk bertahan hidup.

Tukang Las Besi Penyandang Kaki Palsu
Tukang Las Besi Penyandang Kaki Palsu

Di tengah keterbatasan fisik dan kehilangan orang tua, semangat juang seorang pemuda, mampu menginspirasi banyak orang. Kisah hidupnya yang penuh perjuangan menjadi bukti nyata bahwa dengan kemauan yang kuat, segala keterbatasan dapat diatasi. Lahir di tanah Morowali, Sulawesi Tengah, Ia tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan mandiri, bahkan berhasil mengembangkan bakat luar biasa di bidang las. Namun, impiannya untuk hidup lebih mandiri dan bebas bergerak membawanya pada sebuah keputusan penting yang akan mengubah hidupnya.

“Hidup ini TENTANG perjuangan dan doa”

Itulah kalimat yang pantas bagi seorang anak yang sejak kecil sudah ditinggal kedua orang tuanya. Menjadi anak yatim menjadikan dirinya pribadi yang kuat dan tanpa ada kata menyerah dalam hidup ini serta senantiasa mendekatkan diri kepada tuhannya.

Agus (nama samaran) tumbuh dan bergaul dengan teman sebayanya di tanah Morowali, Sulawesi Tengah. Berbekal pribadi yang baik dan menyenangkan, ternyata membuatnya mudah bergaul dan disenangi oleh teman maupun masyarakat di sekitarnya.

Bakat Terpendam di Balik Keterbatasan

Agus bukan hanya seorang anak yatim, tetapi juga mempunyai keterbatasan fisik sejak lahir, dimana dia tidak mempunyai salah satu anggota kaki sehingga kemana-mana harus menggunakan tongkat. Dengan keterbatasan itu, ternyata Agus mempunyai skill keahlian dalam membuat garasi rumah, pintu, rangka kanopi, dan berbagai model pagar serta kebutuhan dalam dunia las besi.

Dan menginjak usia remaja, beliau memutuskan untuk ke Makassar untuk mengikuti kursus pelatihan keterampilan di panti cacat yang ada di Makassar. Setelah masa pelatihan tersebut, Agus mendapatkan informasi seputar kaki palsu di rumah sakit RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan.

Harapan Medika Makassar

Dengan penuh semangat, Agus memulai pencariannya. Berdasarkan rekomendasi, Agus memutuskan untuk mengunjungi Harapan Medika Makassar, sebuah pusat pembuatan kaki palsu dan tangan palsu yang telah memiliki reputasi baik di Makassar. Pusat Pembuatan Kaki Palsu ini sangat terkenal dengan kualitas produknya yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, serta pelayanan yang profesional. Agus merasa sangat terbantu dengan informasi yang ia dapatkan dari Harapan Medika Makassar.

Berawal dari sinilah kami selaku teknisi kaki palsu berkenalan dengan penuh persahabatan. Dengan penuh keyakinan, Agus memutuskan untuk membuat kaki palsu di Harapan Medika Makassar, kami mulai melakukan pengukuran kaki palsu dan melanjutkan tahapan-tahapan latihan berjalan. Dan Alhamdulillah, tanpa kendala yang banyak, beliau sangat mudah beradaptasi dengan kaki palsunya yang baru.

Pentingnya Bimbingan Teknisi

Dalam program latihan kaki palsu untuk pasien cacat lahir seperti Agus ini, membutuhkan sedikit pembiasaan dan latihan cara belajar berjalan normal karena biasanya pola jalan butuh pemahaman yang benar. Sehingga seorang teknisi kaki palsu apabila mendapatkan kasus amputasi cacat lahir, maka sebaiknya hal yang paling dasar diajarkan saat menggunakan kaki palsu adalah mendidik dan memberikan bimbingan secara langsung fase berjalan yang benar saat memakai kaki palsu serta membiasakan berjalan sesuai apa yang telah di ajarkan oleh teknisi kaki palsu.

Kisah Agus menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih impian. Dengan dukungan dari Harapan Medika Makassar, Agus kini dapat menjalani hidup dengan lebih mandiri dan produktif. Bagi para pasien amputasi lainnya, Harapan Medika Makassar hadir sebagai solusi yang tepat untuk mendapatkan kaki atau tangan palsu berkualitas tinggi dengan pelayanan yang profesional. Dengan teknologi terkini dan tenaga ahli yang berpengalaman, Harapan Medika Makassar berkomitmen untuk membantu Anda kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda.

APA BETUL MEROKOK BISA JADI PENYEBAB AMPUTASI KAKI❔BENARKAH ROKOK MEMBUNUHMU? INILAH KISAH PASIEN AMPUTASI KAKI AKIBAT MEROKOK

Picture of Infected Leg Due to Blocked Blood Vessels
Pembuluh Darah Tersumbat Akibat Merokok, Kaki di Amputasi

HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Menyediakan Berbagai Jenis Kaki dan Tangan Palsu Sesuai dengan Jenis Amputasi Pasien. KAMI DI SINI SIAP MEMBANTU PASIEN YANG MEMERLUKAN KAKI PALSU.

Kisah pasien amputasi ini sangat menarik dan berharga. Pasien ini awalnya datang untuk berkonsultasi tentang kaki palsu tipe bawah lutut yang sesuai dengan lokasi batas ujung amputasi di sekitar betisnya. Suasana percakapan yang begitu santai dan bersahabat, dimana beliau mengisahkan hasil diagnosis dokter bahwa penyebab amputasi kakinya akibat gangren atau kematian jaringan pada kakinya akibat suplai oksigen dan makanan yang tersumbat di saluran pembuluh darah kakinya.

Kasus ini tentu disebabkan oleh kebiasaan merokok yang bertahun-tahun. Namun, ada hal yang menarik dari percakapan ini, bahwa ternyata diagnosis penyebab amputasinya tidak dapat diterima oleh akal pikirannya. Satu hal yang mendasarinya adalah begitu banyak orang seperti dia yang mempunyai kebiasaan yang sama namun mereka juga tidak di amputasi.

Akhirnya, setelah mendapatkan informasi tentang rincian kaki palsu, beliau berniat untuk segera melakukan pengukuran kaki palsunya setelah lukanya nanti sembuh secara permanen.

Setelah pertemuan ini berlalu beberapa bulan atau tahun lamanya. Dan kabarnya pun tak pernah terdengar lagi. Sehingga kejadian itu terus berlanjut begitu saja.

Namun, dalam suatu kesempatan, saya melakukan visitasi pasien di perawatan ortopedi di RS Wahidin. Tiba-tiba terdengar suara yang menyapa dan memberi salam.

Pak? Apa masih kenal? Saya dulu yang pernah datang berkonsultasi seputar kaki palsu!

Dan inilah jawabannya pak. Saya harus menanggung resiko amputasi lagi sampai di paha karena mengabaikan peringatan dokter untuk berhenti merokok!

Kini nasi sudah menjadi bubur. Segala penyesalan tiada berguna lagi, dan yang terpenting adalah menghadapi segalanya dengan penuh kesabaran dan hanya mengharapkan ampunan Allah.

Namun, semua musibah itu bukan akhir dari segalanya, insya Allah kedepan setelah menyelesaikan proses pemulihannya. Selanjutnya akan kembali dilakukan prosedur pengukuran kembali kaki palsu untuk tipe kaki palsu atas lutut.

Jadi, dari kisah ini, kita dapat menyimpulkan bahwa merokok dapat menjadi penyebab amputasi kaki. Kebiasaan merokok yang bertahun-tahun dapat menyebabkan gangren atau kematian jaringan pada kaki, yang akhirnya dapat menyebabkan amputasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan tubuh kita dengan baik.

Pergaulan yang Salah Penyebab Kecelakaan Motor : Kisah Remaja yang Kehilangan Kakinya

Pergaulan yang Salah dan Kecelakaan Motor: Kisah Remaja yang Kehilangan Kakinya
Kehidupan Normal Bagi Remaja Penyandang Disabilitas

Salah satu pasien kami dibuatkan kaki palsu tipe atas lutut. Seorang anak belia yang masih menginjak belasan tahun harus rela kehilangan kaki sampai dipaha setelah mengalami kecelakaan motor. Duduk berboncengan sambil memacu kendaraan motornya kecepatan tinggi yang akhirnya bertabrakan dengan pengendara motor lain.

Pergaulan remaja pada zaman sekarang ini sudah sampai pada taraf mengkhawatirkan. Semua media massa baik elektronik maupn cetak dengan leluasa menampilkan hal-hal yang dapat mengakibatkan merusak akhlak generasi muda pada masa sekarang ini. Remaja DULU dan KINI sangat berbeda dan tidak relevan lagi apabila kita membandingkannya.

Masa remaja adalah masa transisi ketika anak beranjak dewasa. Masa ini pun dianggap rawan dan kebanyakan orang tua menjadi gelisah dan khawatir terhadap anaknya yang menginjak usia remaja. Apakah remaja dapat memilih jalan yang baik, atau justru salah jalan dalam pergaulan? Fenomena ini sudah tidak asing lagi dalam kehidupan masa kini, justru hal ini menjadi sangat memprihatinkan karena perkembangan remaja masa kini lebih banyak jatuh pada jalan pergaulan yang salah.

Untuk itu, pendampingan dan perhatian bagi remaja yang sedang mencari jati diri sangat dibutuhkan. Orang-orang yang ada di sekitarnya memiliki peranan penting, seperti orang tua, orang dewasa yang dapat memberi teladan yang patut di contoh, teman sebaya, lingkungan sekitar, dan lain-lain.

Dan Alhamdulillah, tidak butuh waktu lama dalam proses latihan kaki palsunya, dengan usia yang masih muda dan kekuatan otot yang prima, sehingga adaptasi latihan memakai kaki palsu berjalan cukup lancar dan memuaskan.

Setelah menjalani proses pemulihan pasca amputasi kaki, orang tua dan segenap keluarganya memutuskan ke Makassar untuk dibuatkan kaki palsu. Semoga kejadian hidup ini menjadi pengalaman berharga dan mampu bangkit kembali menjalani aktivitas kesehariannya secara normal.

Olehnya itu, teknisi kaki palsu juga harus memberikan pandangan kepada pasien tentang tipe kaki palsu yang ideal baginya.

Pada dasarnya, untuk kriteria kaki palsu pada anak usia remaja seperti ini, perlu memilih produk kaki palsu yang lebih kuat dan tahan lama karena dengan usianya sekarang, tentu kebutuhan kaki palsu begitu sangat berguna dan bermanfaat dalam mengisi kehidupan aktivitasnya.

Serta memberikan edukasi tentang cara perawatan kaki palsu, terutama menghindari genangan air serta aktivitas atau kegiatan yang beresiko menimbulkan risiko kerusakan komponen kaki palsunya. Hal ini juga sangat penting diketahui bagi seorang remaja yang memakai kaki palsu, mengingat jiwa muda seperti ini kadang melakukan hal-hal yang ekstrim yang justru bisa menyebabkan kerusakan kaki palsunya.

Kisah Perjuangan Wanita Papua yang Mendapat Kaki Palsu dan Berjuang Melawan Penyakit Epilepsi

Kisah pengguna kaki palsu ini juga cukup menarik. Hidup di daerah pegunungan Fakfak, wanita separuh baya ini bersama ibunya datang jauh dari Papua yang didampingi jajaran dinas sosial Fakfak untuk dibuatkan kaki palsu tipe kaki palsu atas lutut.

Berbekal tekad kuat dan semangat serta pelayanan prima yang senantiasa diberikan oleh petugas dinas sosial Fakfak, menuju Makassar. Beliau mendapat pendampingan selama dalam proses pembuatan kaki palsunya.

Dalam riwayat perjalanan pasien ini, ternyata beliau didiagnosis sebelumnya mengidap penyakit epilepsi (penyakit ayan). Dan dari sinilah bermula cerita beliau mendapat musibah yang menyebabkan diharuskan untuk dilakukan amputasi di paha kanannya.

Saat itu dia sementara menggoreng makanan, tiba-tiba penyakit epilepsinya kambuh dan menggelepar tanpa sadarkan diri, sehingga sekujur tubuhnya terutama tangan dan kakinya tersiram minyak panas yang mengakibatkan api di kompor membakar pakaian dan tubuhnya.

Dalam masa kritis pasca kejadian itu, beliau mendapatkan perawatan intensif di RS setempat, terutama penanganan luka bakar yang dideritanya.

Setelah menjalani masa pemulihan dan penyembuhan lukanya selama beberapa bulan, akhirnya mulai kembali beraktifitas dengan bantuan 2 tongkat yang setia menemaninya melangkah di jalan yang berbukit dan berbatu di kampungnya.

Dan akhirnya, berkat empati dan perhatian terhadap warganya, aparat pemerintah Fakfak Papua setempat terutama jajaran dinas sosial bergerak cepat memberikan perhatian dalam memberikan layanan sosial secara maksimal kepada rakyat yang membutuhkan bantuan melalui dinas sosial terkait.

Bukan hanya bantuan finansial berupa bantuan kaki palsu saja, melainkan bantuan akomodasi, transportasi pesawat, penginapan selama di Makassar diberikan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada warganya. Dan Alhamdulillah setelah menjalani pengukuran kaki palsu dan casting kaki palsu di Harapan Medika Makassar, mulailah dilakukan latihan berdiri dan melangkah secara bertahap di paralel bar. Dan memasuki latihan kedua dengan kaki palsu tersebut, mulai diajarkan berjalan naik turun tangga dan latihan di daerah yang area bergelombang.

Bagi kami selaku teknisi kaki palsu selalu memberikan arahan dan petunjuk cara belajar kaki palsu yang baik dan benar.

Kisah Inspiratif: Bangkit dari Stroke dan Amputasi, PNS Ini Kembali Berjalan dengan Kaki Palsu | Bagian 3

PNS Diuji Diabetes, Stroke, dan Amputasi, Semangatnya Tak Padam!
PNS Diuji Diabetes, Stroke, dan Amputasi, Semangatnya Tak Padam!

Sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Itulah ungkapan bagi orang mendapat musibah secara beruntun dalam waktu yang bersamaan. Peribahasa itu pula yang mungkin orang bisa melihat pada diriku yang saat ini menimpaku.

Menjalani hidup sebagai PNS di PU unit departemen perumahan, kesibukan demi kesibukan guna menyelesaikan semua program perumahan yang diemban saat ini. Dan itulah rutinitas diriku setiap hari. Dan seiring dengan waktu, dimasa usia yang telah menginjak 50 tahun, kekuatan dan kesehatan mulai menurun dan ketetapan dan ujian kesabaran bermula dari sini.

Penyakit diabetes mulai menggerogoti tubuhku yang efeknya mengundang resiko penyakit yang lain. Serangan stroke (kelumpuhan separuh badan) menambah ujian yang semakin memberikan guncangan ujian yang cukup berat. Dan tidak sampai disitu. Beberapa bulan saja dokter kembali memberikan vonis amputasi pada kaki sehat yang sebelumnya muncul luka gangren yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Namun, kasih sayang Allah dan petunjuk-Nya di atas semua ujian ini sehingga menjadikan dengan kesabaran atas musibah tetap mengharapkan Pahala kebaikan atas setiap musibah ini. Bukankah setiap kesusahan diiringi dengan kemudahan? Dan akhirnya, inipula yang berlaku pada diriku atas segala izin Allah.

Setelah beberapa bulan berlalu, Alhamdulillah kami telah bertekad untuk kembali bangkit menatap hidup ini ke depan. Kini berangkat dari Kendari menuju Makassar untuk membuat kaki palsu. Dan Alhamdulillah, sudah mulai proses latihan berdiri dan berjalan dengan kaki palsu yang baru. Dan Alhamdulillah atas dukungan istri dan anak-anak, latihan demi latihan mulai kami jalani lewat bimbingan teknisi kaki palsu.

Dan rasa senang dan bahagia saat pertama baru belajar berjalan kembali walaupun masih dengan bantuan di paralel bar. Dan insya Allah, lewat bantuan dan arahan teknisi kaki palsu, kami sangat bahagia dalam momen seperti ini. Betapa tidak, dengan kondisi tubuh yang lemah ini, tidak terbayang bahwa saya bisa kembali melangkah dan berjalan selangkah demi selangkah

Hidayah Datang Setelah Kehilangan Kaki: Kisah Inspiratif Seorang Mantan Begal | Bagian 2

Hidayah Datang Setelah Kehilangan Kaki: Kisah Inspiratif Seorang Mantan Begal
Hidayah Datang Setelah Kehilangan Kaki: Kisah Inspiratif Seorang Mantan Begal

Anda mungkin tidak tahu bahwa musibah yang menimpa seorang hamba Allah mampu menjadi awal datangnya kebaikan dan hidayah pada diri seorang hamba setelah mendapat musibah hilangnya salah satu kakinya.

Cerita ini berawal dari kehidupan seorang hamba yang hidup dalam pergaulan anak muda yang penuh dengan kemaksiatan. Tatkala menjalani rutinitas malamnya bersama gengnya untuk membegal pengendara motor yang melintas di jalan raya.

Tak disangka akibat kelakuan tersebut menimbulkan keresahan masyarakat disekitarnya. Dan akhirnya aparat kepolisian melakukan razia dan menangkapnya. Berbagai usaha yang dilakukan untuk lolos dari penyergapan, namun nasib berkata lain, akibat ulahnya sendiri, mereka menerima timah panas dan berujung di amputasi bagian kakinya. Dan Alhamdulillah atas musibah ini, hidayah pun masuk kedalam lubuk hatinya.

Dititik inilah awal perjumpaan kami selaku teknisi kaki palsu dengan si fulan, yang mengharapkan bisa kembali memperbaiki hidupnya dengan adanya kaki palsu yang sangat ia butuhkan.

Dengan penuh pengharapan hanya kepada Allah semata, ia sangat mengharapkan apa yang menjadi kebutuhannya saat ini adalah kaki palsu. Tanpa disangka, Tiba-tiba Allah menggerakkan hati seorang donatur datang menghampirinya seraya menanyakan perihal kehidupannya. Dan akhirnya beliaupun mengutarakan hajatnya untuk mendapat kaki palsu.

Dan singkat cerita, beliau datang untuk melakukan pengukuran kaki palsu di Harapan Medika Makassar – Pusat Pembuatan Kaki Palsu di Indonesia Timur, memdapat bimbingan latihan penggunaan kaki palsu, hingga benar-benar mantap dan kembali bisa beraktifitas kembali.

Semoga Allah senantiasa menambahkan kesyukuran atas nikmat kaki palsu dan hidayah iman setelah menjalani pengalaman hidup yang penuh makna ini.

Cinta, Kaki Palsu, dan Kehidupan Baru | Kisah Inspiratif Pengguna Kaki Palsu | Bagian 1

Pria Muslim Pakai Kursi Roda yang Kembali Berdiri Menggunakan Kaki Palsu
Pria Muslim Pakai Kursi Roda yang Kembali Berdiri Menggunakan Kaki Palsu

Kisah pilu ini dialami Fulan, yang rela ke dua tungkai kakinya harus diamputasi akibat kesetrum listrik. Kejadian nahas ini terjadi ketika Fulan menyandarkan bahunya ke bodi mobil escavator yang tiba-tiba menyentuh ujung kabel tiang listrik.

Diceritakan bahwa ketika badannya menyentuh bodi mobil escavator dengan tegangan yang sangat tinggi itu, membuat Fulan tidak sadarkan diri sehingga mendapat perawatan intensif di rumah sakit cukup lama.

Dalam masa yang sulit itu, Fulan tetap ditemani dengan setia oleh istrinya yang merawat dan melayani kebutuhannya setiap hari di atas kursi rodanya. Dan ringkas cerita ketika Fulan telah mengalami pemulihan secara bertahap, berbagai perawatan dan tindakan medis telah dilaluinya, terutama fokus penyembuhan luka amputasinya dan kontrol rutin kardiovaskuler.

Dan tahap akhir penyembuhan luka dan merencanakan untuk membuat kaki palsu adalah terkendala dengan ujung bekas amputasinya terdapat pecahan tulang yang harus dilepas, sehingga membutuhkan tindakan kembali masuk kemeja operasi.

Dan inilah masa kritis ke-2 yang Fulan hadapi, dimana saat dilakukan tindakan operasi, Fulan sempat gagal nafas dan koma. Namun akhirnya berkat doa yang diijabah, Fulan melewati dengan selamat.

Dan pada akhirnya, dalam beberapa bulan pasca operasi, mulailah dilakukan pengukuran dan pembuatan kaki palsu.

Dengan melewati beberapa tahapan latihan, mulai belajar diparalel bar dengan 2 kaki palsunya, melatih keseimbangan dan koordinasinya serta selalu dievaluasi resiko luka saat mulai berdiri dengan kaki palsunya serta perlahan tapi pasti mulai belajar melangkahkan kakinya secara bergantian.

Waktu latihan kaki palsu ini tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Peranan dan motivasi dari istrinya yang tercinta menambah kepercayaan dirinya segera bangkit beraktifitas secara mandiri. Dan Alhamdulillah atas karunia dan izin Allah, Fulan mulai meninggalkan kursi rodanya dan mulai menatap masa depannya kembali.