Amputasi Tangan
Topik: Amputasi Tangan
Lutut Kaku Setelah Amputasi? 4 Hal Penting yang Sering Terlewatkan Saat Memakai Kaki Palsu
Menginginkan kehidupan aktif kembali dengan kaki palsu adalah tujuan utama setiap pasien pasca-amputasi. Namun, dalam perjalanan pemulihan, sering kali muncul tantangan yang tidak terduga, salah satunya adalah kekakuan atau sendi lutut yang bengkok (kekakuan lutut). Ini adalah masalah serius yang dapat menghambat penggunaan kaki palsu secara efektif dan bahkan menyebabkan komplikasi seperti nyeri dan luka.
Kebiasaan Sepele yang Ternyata Berbahaya Selama Masa Pemulihan
Periode tiga bulan pertama setelah amputasi adalah masa yang sangat rentan. Seringkali, tanpa panduan yang jelas mengenai perawatan di rumah, pasien secara alami mencari posisi yang nyaman. Salah satu pemicu utama kekakuan justru datang dari kebiasaan yang tampaknya sepele.
Terkadang pasien merasa nyaman ketika meletakkan bantal dibawah lutut pada bagian yang sudah di amputasi dalam waktu yang berbulan selama berada dirumah, sehingga kebiasaan ini justru menjadi pemicu terjadinya kekakuan pada lutut.
Selain kebiasaan tersebut, ada faktor risiko lain yang perlu Anda ketahui untuk dapat berdiskusi secara proaktif dengan tim medis Anda. Pasien dengan amputasi yang pendek (short stump), yaitu kurang dari 9 cm di bawah tempurung lutut (patela), memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekakuan. Mengetahui hal ini memberdayakan Anda untuk lebih waspada. Sebagai tindakan pencegahan, tenaga medis yang berpengalaman terkadang akan memasang spalak (penyangga) di bagian belakang lutut untuk menjaga posisinya tetap lurus selama masa pemulihan awal.
Batas Kritis 20 Derajat: Ambang Batas Nyeri dan Luka
Kekakuan lutut berdampak langsung pada cara Anda menggunakan kaki palsu. Semakin besar derajat kekakuan, semakin tinggi pula risiko timbulnya rasa nyeri dan luka pada ujung amputasi (stump). Ada angka spesifik yang menjadi ambang batas kritis: jika kekakuan melebihi 20 derajat, Anda akan kesulitan menapakkan kaki palsu dengan sempurna.
Konsekuensinya sangat jelas: saat berdiri dan berjalan, beban tubuh akan memberikan tekanan dan gesekan berlebih pada ujung amputasi. Kondisi ini tidak hanya memicu risiko luka yang serius tetapi juga sering kali disertai rasa nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Teknisi Bukan Sekadar Pembuat, Tapi Mitra Rehabilitasi Anda
Pengalaman dan jam terbang seorang teknisi kaki palsu sangat penting, terutama dalam menangani kasus kekakuan lutut. Peran mereka lebih dari sekadar membuat prostesis; mereka adalah mitra dalam proses rehabilitasi Anda. Teknisi ahli akan membekali Anda dengan program latihan mandiri di rumah (home program) yang dirancang khusus untuk memberi Anda kendali atas pemulihan Anda sendiri.
Salah satu solusi konkret yang terbukti efektif adalah latihan bertahap dan rutin dengan bantuan 2 tongkat. Dengan bimbingan yang tepat, program seperti ini dapat mengurangi derajat kekakuan secara signifikan hanya dalam beberapa minggu, sekaligus meminimalkan risiko luka dan nyeri.
Kaki Palsu Perlu ‘Disetel Ulang’ Seiring Waktu
Penting untuk dipahami bahwa rancangan kaki palsu untuk pasien dengan riwayat kekakuan mungkin perlu diperbarui setelah beberapa tahun pemakaian. Ini bukanlah sebuah kegagalan, melainkan bagian dari proses adaptasi tubuh Anda. Seiring dengan lamanya pemakaian kaki palsu dan latihan yang rutin, derajat kekakuan pada sendi lutut umumnya akan berangsur berkurang.
Ketika lutut menjadi lebih lurus, settingan kaki palsu yang lama tidak lagi ideal. Oleh karena itu, penyesuaian ulang (settingan ulang) diperlukan untuk menyesuaikan kembali sudut derajat kaki palsu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pola jalan yang lebih baik, lebih alami, dan lebih nyaman.
Mengatasi kekakuan lutut adalah perjalanan yang membutuhkan kesadaran, disiplin, dan bimbingan ahli. Empat poin utama yang perlu diingat adalah pentingnya menghindari kebiasaan buruk pasca-operasi karena kurangnya informasi, memahami ambang batas kritis kekakuan, memaksimalkan peran teknisi prostetik Anda, dan menyadari bahwa kaki palsu memerlukan penyesuaian jangka panjang.
Apakah Anda telah memaksimalkan peran ahli dalam perjalanan rehabilitasi Anda untuk memastikan setiap langkah ke depan adalah langkah yang nyaman dan aman?
Layanan Pembuatan Kaki Palsu dan Tangan Palsu di Palu dan Gorontalo dari Harapan Medika Makassar
1. Kebutuhan Mendesak Kaki Palsu dan Tangan Palsu bagi Warga PALU dan GORONTALO
Pembuatan kaki palsu dan tangan palsu di Palu dan Gorontalo adalah kebutuhan dasar bagi korban amputasi. Amputasi kaki maupun amputasi tangan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kecelakaan, komplikasi penyakit kronis seperti diabetes, tumor, gangguan pembuluh darah, hingga kondisi kelainan kongenital (bawaan sejak lahir).
Selama ini, masyarakat di Indonesia Timur, khususnya warga Palu dan Gorontalo, hanya mengetahui layanan prostetik (kaki palsu dan tangan palsu) tersedia di wilayah Solo dan Jakarta. Jarak yang jauh dan biaya transportasi yang tinggi seringkali menjadi kendala utama. Namun, kini informasi penting ini harus diketahui: layanan profesional pembuatan alat bantu gerak telah hadir dan berkembang di wilayah terdekat Anda.
2. Harapan Medika Makassar: Pelopor Layanan Kaki Palsu Gorontalo Palu
Klinik Harapan Medika Makassar telah merintis dan memelopori pengembangan layanan kaki palsu dan tangan palsu di wilayah Indonesia Timur selama lebih dari 30 tahun. Kehadiran kami memiliki peran dan kontribusi yang sangat signifikan, khususnya dalam menjangkau warga Palu dan Gorontalo.
Faktanya, biaya transportasi ke Makassar jauh lebih efisien dibandingkan perjalanan ke Solo atau Jakarta. Dengan memilih Klinik Harapan Medika Makassar, Anda dapat memangkas separuh biaya tiket pesawat. Ini adalah manfaat yang besar, yang akan sangat meringankan beban finansial keluarga pasien dari Palu dan Gorontalo yang membutuhkan layanan prostetik.
3. Keunggulan Klinik Harapan Medika Makassar untuk Pasien Luar Provinsi
Bagi pasien amputasi dari luar provinsi, seperti pasien yang membutuhkan pembuatan kaki palsu dan tangan palsu di Palu dan Gorontalo, Klinik Harapan Medika Makassar menawarkan beberapa keunggulan khusus:
A. Assesment, Evaluasi, dan Edukasi Rutin
Pasien dan keluarga pasien akan menerima program khusus (home program) yang meliputi:
- Assesment kondisi pasca-operasi dan kesiapan pemasangan.
- Perawatan rutin yang harus dilakukan di rumah.
- Evaluasi berkala untuk memastikan kenyamanan dan fungsi alat.
B. Kemudahan Perbaikan Tanpa Harus Datang Langsung
Kami memahami bahwa bolak-balik Makassar-Palu/Gorontalo membutuhkan waktu dan biaya. Oleh karena itu, kami menyediakan solusi perbaikan dan pemeliharaan komponen prostetik yang praktis:
- Bila terjadi kerusakan komponen yang tidak parah, pasien/keluarga pasien cukup mengirimkan komponen kaki palsu dan tangan palsu melalui jasa ekspedisi terdekat (TIKI, JNE, J&T) ke workshop kami.
- Tim teknisi kami akan segera memperbaiki dan mengirimkannya kembali.
Tentu saja, pasien selalu disambut bila berkesempatan datang kembali ke workshop untuk pemeliharaan atau perbaikan yang membutuhkan penyesuaian langsung. Intinya, kemudahan dan pelayanan pasca-pemasangan adalah prioritas kami bagi setiap pasien.
Layanan Kaki Palsu dan Tangan Palsu di Papua: Kemudahan dan Kualitas dari Harapan Medika Makassar

Pelayanan dan Pembuatan kaki palsu dan tangan palsu merupakan salah satu kebutuhan dasar dalam melayani pasien amputasi kaki dan amputasi tangan baik disebabkan akibat kecelakaan, penyakit diabetes, tumor, dan gangguan pembuluh darah, serta penyakit kelainan kongenital (bawaan sejak lahir).
Pemahaman umum masyarakat kita tentang layanan kaki palsu dan tangan palsu hanya berada di daerah Solo dan Jakarta saja. Padahal, pembuatan kaki palsu dan tangan palsu sudah ada sejak 30 tahun yang lalu di area Makassar dan sekitarnya.
Klinik Harapan Medika Makassar tentu mempunyai peran dan andil yang besar dalam merintis dan pelopor pengembangan layanan kaki palsu dan tangan palsu di wilayah Indonesia Timur dan daerah Papua pada khususnya.
Mengapa Pasien Papua Memilih Layanan Kaki Palsu dan Tangan Palsu di Makassar?
Kehadiran Harapan Medika Makassar tentu memberikan kontribusi yang besar dan memberikan kemudahan bagi warga Papua yang membutuhkan layanan kaki palsu dan tangan palsu.
Betapa tidak, biaya transportasi ke Makassar akan dibandingkan ke Solo dan Jakarta memangkas separuh biaya transportasi pesawat. Penghematan ini signifikan bagi pasien dan keluarga.
Kelebihan Layanan dan Harga Kaki Palsu di Harapan Medika Makassar
Kemudahan dan kelebihan bukan dari segi biaya transportasi saja. Melainkan harga yang ditawarkan di Harapan Medika Makassar ke pelanggan tergolong murah dan tanpa mengurangi kualitas kaki palsu dan tangan palsu itu sendiri.
Pelayanan yang optimal bagi pelanggan juga menjadi catatan positif bagi pasien kami dari daerah Papua dan sekitarnya.
Lokasi Strategis dan Akomodasi Nyaman untuk Pasien Luar Provinsi
Lokasi yang terletak di jalan poros Makassar-Maros, menjadikan lokasi sangat strategis dan mudah dijangkau baik lewat udara dan laut. Ini mempermudah akses bagi pasien yang datang dari jauh.
Dan Harapan Medika Makassar juga memberikan kemudahan penginapan yang terdekat dan nyaman bagi pasien dan keluarga pasien dari luar provinsi seperti Papua.
Dukungan Purna Jual dan Perawatan Jangka Panjang untuk Pasien Papua
Di antara kelebihan layanan Harapan Medika Makassar yang diberikan kepada pasien dan keluarga dari luar provinsi seperti pasien amputasi kaki dan tangan dari Papua adalah melakukan upaya perawatan dan evaluasi kaki palsu dan tangan palsu secara rutin setelah kembali ke daerah.
Dan bila ada hal yang perlu diperbaiki atau mengganti komponen kaki palsu yang rusak, maka pasien/keluarga pasien bisa mengirim lewat paket Udara via TIKI, JNE atau JNT terdekat untuk dikirim ke Makassar. Layanan ini memastikan bahwa kualitas dan fungsi alat bantu tetap optimal meskipun pasien telah kembali ke Papua.
Panduan Lengkap Memilih Kaki Palsu: Pahami Standar Kualitas, Kenyamanan, dan Harga
HARAPAN MEDIKA MAKASSAR – Pusat Pembuatan Kaki Palsu dan Tangan Palsu dengan Harga Terjangkau.
Harapan Medika Makassar menyediakan berbagai jenis kaki palsu dan tangan palsu yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Kami siap membantu Anda.
Memilih kaki palsu yang tepat adalah kebutuhan esensial bagi pasien amputasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Banyak yang beranggapan bahwa harga yang mahal berbanding lurus dengan kualitas dan kenyamanan. Pemahaman ini tidak sepenuhnya salah, namun harga seharusnya tidak menjadi satu-satunya tolok ukur ideal. Kemampuan fisik dan kebutuhan individu pasien jauh lebih penting.
Kualitas Bukan Berdasarkan Harga
Memang benar, produk kaki palsu yang mahal biasanya menawarkan material dan teknologi yang lebih canggih. Namun, seringkali pasien hanya mengandalkan harga tinggi sebagai penentu kenyamanan berjalan. Padahal, faktor utama yang menentukan kelancaran penggunaan kaki palsu adalah kemampuan fisik pasien itu sendiri.
Ini bisa diibaratkan seperti memiliki mobil mewah namun tidak mahir mengendarainya. Semua kelebihan mobil tersebut tidak akan memberikan manfaat optimal. Sebaliknya, seorang pengemudi yang andal dapat menguasai mobil standar sekalipun dengan baik. Demikian pula dengan kaki palsu; kemampuan dan adaptasi pasien adalah kunci utama.
Peran Penting Konsultasi dengan Teknisi
Untuk mendapatkan kaki palsu yang ideal, sangat disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan teknisi ahli. Seorang teknisi akan melakukan pemeriksaan dan penilaian (asesmen) terhadap kondisi fisik dan kemampuan pasien.
Berdasarkan asesmen tersebut, teknisi dapat memberikan rekomendasi yang paling sesuai. Pertimbangan utama dalam pemilihan kaki palsu meliputi:
- Analisa bahan idealย yang cocok dengan kondisi pasien.
- Jenis dan tipe kaki palsuย yang sesuai dengan tingkat aktivitas.
- Ketersediaan danaย atau daya beli pasien.
Prioritas Utama: Kekuatan, Kenyamanan, dan Daya Tahan
Pada akhirnya, standar kaki palsu yang baik adalah yang kuat, awet, dan nyaman digunakan. Tiga elemen ini menjadi prioritas utama bagi pengguna maupun teknisi. Dengan memilih kaki palsu yang tepat sesuai kebutuhan fisik dan anggaran, pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri dan optimal.
Pusat Informasi Lainnya
Untuk Layanan Pembuatanย Kaki Palsu Makassarย danย Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu ortopedi lainnya, silakan kunjungi:
Alamat WorkShop: City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar – Maros KM 25 | Telp: 085394849766
Pentingnya Deteksi Dini Sel Kanker Pasca Amputasi: Mencegah Penyebaran dan Memastikan Pemulihan Optimal
Ketika seseorang dihadapkan pada diagnosis kanker yang memerlukan amputasi, perhatian utama seringkali beralih ke proses pemulihan dan adaptasi terhadap kehidupan baru dengan kaki palsu. Namun, ada satu aspek krusial yang sering terabaikan, yaitu deteksi dini sel kanker yang mungkin masih tersisa setelah amputasi. Langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran kanker lebih lanjut dan memastikan hasil terapi yang efektif.
Mengenali Gejala Awal Kanker: Sebuah Pengingat Penting
Sebelum membahas lebih jauh tentang deteksi dini pasca amputasi, ada baiknya kita mengingat kembali gejala umum kanker yang perlu diwaspadai. Pengenalan dini terhadap tanda-tanda ini dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah komplikasi serius.
- Benjolan atau Pembengkakan: Munculnya benjolan yang tidak biasa atau pembengkakan yang tidak kunjung hilang pada bagian tubuh mana pun.
- Nyeri Persisten: Nyeri yang tidak kunjung hilang pada area tertentu, terutama jika bertambah parah seiring waktu.
- Perubahan Kulit: Munculnya ruam, luka yang sulit sembuh, perubahan warna kulit, atau tahi lalat yang berubah bentuk/ukuran.
- Penurunan Berat Badan Drastis: Kehilangan berat badan secara signifikan tanpa alasan yang jelas atau upaya diet.
- Kelelahan Ekstrem: Rasa lelah yang berlebihan dan tidak hilang setelah istirahat, yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.
- Batuk Berkepanjangan: Batuk yang tidak kunjung sembuh, terutama jika disertai dahak berdarah.
- Perubahan Kebiasaan Buang Air: Perubahan yang berkepanjangan pada kebiasaan buang air besar (sembelit, diare) atau buang air kecil (kesulitan, nyeri, frekuensi).
- Pendarahan Tidak Normal: Pendarahan dari vagina, anus, atau saluran kemih yang tidak wajar atau tanpa sebab jelas.
Berdasarkan pengalaman klinis, banyak pasien terlambat mendapatkan penanganan medis. Keterlambatan ini sayangnya meningkatkan risiko metastasis (penyebaran) sel kanker ke organ tubuh lainnya, membuat pengobatan menjadi lebih kompleks.
Amputasi Tungkai Bawah: Ketika Kanker Menyerang Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, kasus kanker pada tungkai kaki seringkali berujung pada tindakan amputasi tungkai bawah. Keputusan ini diambil setelah diagnosis yang mengonfirmasi keberadaan sel kanker yang tidak dapat diatasi dengan metode lain.
Setelah tindakan amputasi, pasien akan menjalani serangkaian proses pemulihan dan program rehabilitasi yang meliputi latihan kapasitas fisik dan, yang tak kalah penting, pembuatan kaki palsu.
Peran Krusial Deteksi Sisa Sel Kanker Pasca Amputasi
Inilah poin krusialnya: seringkali fokus program akhir terapi diserahkan sepenuhnya kepada teknisi kaki palsu. Namun, sangat penting bagi seorang teknisi, atau siapa pun yang terlibat dalam perawatan pasien, untuk tidak serta merta melanjutkan pembuatan kaki palsu tanpa melakukan pemeriksaan ulang yang teliti. Pertanyaannya: Apakah masih ada sel kanker yang tersisa pasca amputasi?
Deteksi adanya sisa sel kanker ini sangat memengaruhi keberhasilan pasien dalam menggunakan kaki palsu. Jika sel kanker masih aktif dalam tubuh pasien, penggunaan kaki palsu dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka, bahkan memperburuk kondisi fisiknya secara keseluruhan. Hal ini dapat terjadi karena tubuh pasien masih berjuang melawan sisa sel kanker, dan tekanan atau iritasi dari kaki palsu bisa menjadi pemicu komplikasi.
Pentingnya MRI atau CT Scan: Menyingkap Sisa Sel Kanker
Untuk mengungkap ada tidaknya sel kanker yang masih tersisa dalam tubuh pasien, pemeriksaan MRI atau CT scan wajib dilakukan. Kedua pencitraan medis ini memiliki kemampuan untuk memberikan gambaran detail tentang kondisi jaringan lunak dan tulang, sehingga dapat mengidentifikasi keberadaan sel kanker yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif ada sisa sel kanker, sebagai teknisi kaki palsu atau profesional medis, kami sangat menyarankan untuk menunda pemakaian kaki palsu. Prioritas utama haruslah penanganan sel kanker yang tersisa tersebut. Ini mungkin melibatkan kemoterapi, radioterapi, atau tindakan medis lainnya yang direkomendasikan oleh tim onkologi.
Dengan memastikan tubuh pasien bersih dari sel kanker yang tersisa, kita tidak hanya meningkatkan peluang keberhasilan penggunaan kaki palsu, tetapi juga memberikan kesempatan terbaik bagi pasien untuk pulih sepenuhnya dan menjalani hidup yang lebih berkualitas.
Kaki Palsu dan Kekakuan Lutut: Cara Mudah Mengatasinya yang Tak Banyak Orang Tahu!
Amputasi bawah lutut sering kali memungkinkan proses adaptasi yang lebih cepat untuk menggunakan kaki palsu dibandingkan dengan amputasi atas lutut. Namun, meskipun demikian, ada beberapa kendala yang bisa menghambat proses tersebut, seperti kelemahan otot, rasa nyeri, dan luka yang belum sembuh. Salah satu tantangan utama yang sering dialami pasien amputasi bawah lutut adalah kekakuan pada sendi lutut, terutama ketika lutut diluruskan.
Kekakuan lutut ini sering kali terjadi pada pasien dengan stump pendek (short stump), yang memiliki panjang kurang dari 9 cm diukur dari tuberositas patella (bagian bawah patella). Pada kondisi ini, penggunakan kaki palsu bisa menjadi lebih menantang, karena keterbatasan gerakan pada sendi lutut dapat mengganggu pola jalan pasien.
Beberapa dokter ortopedi yang memahami kasus ini akan segera memberikan penanganan pasca operasi dengan memasangkan spalk pada bagian belakang sendi lutut, bertujuan untuk menjaga posisi lutut tetap lurus. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi kekakuan dan mempercepat proses pemulihan pasien.
Edukasi Pasien: Mengatasi Kekakuan Lutut dengan Kaki Palsu
Penting bagi pasien amputasi untuk memahami cara mengatasi kekakuan lutut setelah amputasi agar proses adaptasi penggunaan kaki palsu dapat berjalan dengan lebih baik. Edukasi tentang batas toleransi kekakuan yang bisa dimodifikasi untuk penggunaan kaki palsu sangat penting. Dalam kebanyakan kasus, kekakuan lutut dapat diterima dengan fleksibilitas maksimal 20 derajat untuk fleksi lututnya, yang memungkinkan pasien tetap menggunakan kaki palsu secara efektif.
Meskipun teknik stretching yang diajarkan oleh fisioterapis dapat membantu mengembalikan lutut ke posisi normal, penggunaan kaki palsu itu sendiri dapat menjadi cara yang sangat efektif dalam mengatasi kekakuan lutut. Dengan rutin memakai kaki palsu, otot-otot dan sendi lutut akan lebih terlatih dan fleksibilitas lutut dapat meningkat seiring waktu.
Risiko Luka pada Stump dan Rasa Nyeri
Salah satu risiko yang mungkin timbul akibat penggunaan kaki palsu pada lutut yang kaku adalah luka pada ujung amputasi (stump), disertai dengan rasa nyeri. Luka ini sering kali terjadi karena ketegangan yang berlebihan pada area stump, terutama jika proses adaptasi belum sempurna. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin seringnya penggunaan kaki palsu, pasien biasanya akan lebih terbiasa dan tubuh mereka akan beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Solusi untuk Mencegah Luka dan Mempercepat Adaptasi
Untuk meminimalkan risiko luka dan nyeri pada stump, banyak teknisi kaki palsu yang menyarankan penggunaan dua tongkat ketiak pada tahap awal proses adaptasi. Penggunaan tongkat ini berfungsi untuk mengurangi beban pada ujung amputasi dan membantu pasien merasa lebih nyaman saat berjalan dengan kaki palsu. Dengan bantuan tongkat, pasien dapat mengurangi tekanan langsung pada stump dan meminimalisir kemungkinan luka.
Kesimpulan
Meskipun kekakuan lutut pasca amputasi bawah lutut dapat menambah tantangan dalam penggunaan kaki palsu, edukasi pasien dan pemahaman yang baik mengenai adaptasi sangat penting untuk membantu pasien beradaptasi dengan kondisi ini. Penggunaan teknik stretching, pemasangan spalk, serta pemanfaatan kaki palsu dengan sabar dan konsisten akan sangat membantu dalam proses pemulihan dan adaptasi. Dengan demikian, meskipun terdapat tantangan awal, pasien dapat menjalani kehidupan normal kembali dengan kaki palsu mereka.
Apakah Memang Perlu Kaos Kaki untuk Lapisan Soket Kaki Palsu?
Kaki palsu adalah alat bantu yang digunakan untuk menggantikan fungsi kaki yang telah diamputasi. Oleh karena itu, kenyamanan pemakaian kaki palsu menjadi prioritas utama bagi teknisi dalam merancang setiap komponen kaki palsu.
Kenapa Anda Perlu Lapisan Kaos Kaki untuk Kaki Palsu
Secara umum, penggunaan lapisan kaos kaki pada kaki palsu sangat diperlukan, terutama pada jenis kaki palsu bawah lutut (transtibial prosthesis). Kaos kaki ini biasanya dipasang terlebih dahulu sebelum soket kaki palsu, dengan tujuan untuk melindungi bagian stump agar terasa lebih nyaman dan empuk saat menggunakan kaki palsu.
Setelah pemakaian kaki palsu selama lebih dari dua bulan, biasanya diperlukan tambahan lapisan kaos kaki untuk menjaga soket tetap pas dan nyaman saat dipasang pada stump. Hal ini terjadi karena bagian betis yang telah diamputasi mengalami penyusutan massa otot akibat tekanan beban tubuh yang diterima selama penggunaan kaki palsu.
Fenomena penyusutan massa otot ini adalah hal yang wajar dan hampir dialami oleh semua pasien yang menggunakan kaki palsu tipe bawah lutut. Oleh karena itu, lapisan kaos kaki ditambahkan sesuai dengan kebutuhan kenyamanan pasien. Terkadang, pasien menggunakan hingga 8 lapisan kaos kaki. Namun, jika pasien ingin mempertahankan agar tidak lebih dari 2-3 lapisan kaos kaki, teknisi kaki palsu biasanya menawarkan dua solusi sebagai opsi.
Fungsi Kaos Kaki pada Kaki Palsu Bawah Lutut
Solusi pertama adalah menambahkan lapisan spons pada bagian belakang soket. Ketebalan spons ini disesuaikan dengan kebutuhan pasien agar kaki palsu tetap nyaman dipakai. Solusi kedua adalah mengganti soket lembut dengan membuat soket baru, yang tentunya melibatkan prosedur casting pada stump yang telah mengalami penyusutan.
Apabila soket lembut diganti, soket keras pun harus diganti untuk menyesuaikan dengan cetakan soket lembut yang baru, agar seluruh sistem tetap nyaman dan efektif digunakan.
KECACATAN FISIK BUKANLAH PENGHALANG MERAIH KESUKSESAN KERJA
Dalam dunia kerja saat ini, mencari peluang kerja tentu menjadi prioritas bagi semua orang dewasa untuk mendapatkan penghasilan dan kemapanan hidup di masa mendatang.
Berbagai upaya dan ikhtiar telah ditempuh dengan melengkapi diri dengan berbagai persyaratan kerja yang dibutuhkan. Mulai dari meraih jenjang pendidikan yang tinggi, penampilan diri yang menarik, serta dana besar yang terkadang dipersiapkan dan koneksi kerja yang luas, serta kerabat keluarga yang juga dapat membantu.
Bagi seorang disabilitas, seperti pasien yang sudah amputasi kaki maupun amputasi tangan, tentulah menjadi penilaian minus baginya untuk melamar pekerjaan. Akan tetapi, peluang kerja bukan berarti tertutup baginya. Berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah telah memberikan harapan dengan membuka lowongan kerja baik pemerintah maupun swasta untuk mengalokasikan khusus atau memberikan prioritas khusus bagi penderita disabilitas tersebut.
Penyandang disabilitas mungkin memiliki keterbatasan dalam sesuatu. Namun, ini tidak menghalangi mereka untuk bisa sukses di dunia kerja. Sebab, nyatanya ada banyak pilihan pekerjaan yang cocok untuk orang dengan disabilitas.
Disabilitas adalah setiap kondisi tubuh atau pikiran yang membuat orang dengan kondisi ini lebih sulit untuk melakukan aktivitas tertentu dan berinteraksi.
Penyandang disabilitas di daerah wilayah Makassar dan sekitarnya telah diberikan kesempatan berupa kursus keterampilan di panti sosial guna menjadi bekal untuk mengembangkan diri dan potensi yang dimilikinya. Dan bagi mereka yang kehilangan tangan akan diberikan tangan palsu dan bagi yang kehilangan kaki mereka juga diberikan bantuan kaki palsu, baik kaki palsu atas lutut maupun kaki palsu bawah lutut. Dan bantuan tangan palsu dan kaki palsu ini, biasanya diberikan setelah menyelesaikan masa kursus di panti sosial tersebut.
Alhamdulillah, dari beberapa pasien yang kami layani dengan membuatkan tangan palsu maupun kaki palsu, baik di workshop maupun di rumah sakit, mereka banyak diterima bekerja di instansi pemerintah maupun swasta setelah memasukkan lamaran kerja dengan keadaan tetap memakai kaki palsu dan tangan palsu.
Olehnya itu, yakin dan minta dan berharap lah semata kepada Allah yang menentukan segala ketetapan hambanya di dunia ini. Rezki Allah itu maha luas kepada siapa yang dikehendakiya.















