Beranda Topik Pengukuran kaki palsu

Topik: Pengukuran kaki palsu

Ternyata Harapan Itu Masih Ada ! Transformasi Seorang Pasien Cacat Lahir Menjadi Pengguna Kaki Palsu yang Mandiri

Proses Pembuatan Kaki Palsu
Konsultasi Harga Kaki Palsu

Dalam suatu kesempatan, saya bertemu seorang pasien dengan kelainan cacat lahir pada kaki dan berharap utk mampu berjalan tanpa bantuan tongkat seperti orang normal pada umumnya. Beliau rujukan pasien dari kota muna sulawesi tenggara ke salah satu rumah sakit ternama di Makassar.

Setelah melalui pemeriksaan di poli ortopedi, akhirnya di putuskan untuk dilakukan amputasi bagian yang mengalami kecacatan di bagian betis. Dalam proses pemulihan pasca amputasi, maka selanjutnya ditangani di bagian perawatan luka dan bagian rehabilitasi medik.

Program terapi penguatan otot dilakukan secara rutin serta edukasi persiapan yang perlu dilakukan sebagai home program sebelum pengukuran kaki palsu selama 3 bulan. Pembalutan memakai elastis perban pada betis menjadi prioritas utama bagi teknisi kaki palsu dalam rentan 3 bulan pertama pasca amputasi.

Alhamdulillah memasuki masa 3 bulan pertama dilakukan pengukuran dan casting kaki palsu, Ini di Lakukan setelah lukanya sudah dalam tahap penyembuhan permanen.

Dan hal yang menarik bagi kami selaku teknisi kaki palsu adalah keunikan dalam memberikan program latihan berjalan (gait training) yang tentu tidak sama dengan penyebab amputasi yg lain,yang mana pasien yang lain sudah mengetahui secara refleks tentang cara berjalan yang benar. Akan tetapi untuk pasien yang cacat lahir tentu belum pernah merasakan pola jalan normal seperti yang lainnya.

Dengan tekad dan semangat tinggi dan berharap kemudahan dari Allah, Alhamdulillah dalam sekitar 3 kali pertemuan latihan, akhirnya beliau mampu menyelesaikan tahap latihan dengan sangat memuaskan dan mampu berjalan dengan penguasaan kaki palsu tanpa menggunakan tongkat.

Dan tiada harapan kami selaku teknisi kaki palsu kecuali berharap semoga menjadi amal saleh dan pahala di sisi Allah dan berharap agar kaki palsu tersebut dapat digunakan di jalan yang diridhai Allah tabaraka wata,ala. Amin…🤲🤲🤲

KOK BISA YACH SOKET KAKI PALSU MENJADI LONGGAR?

Pemakaian kaki palsu dalam kurun waktu 1-6 bulan untuk tipe amputasi bawah lutut (betis) setelah pemakaian kaki palsu akan mengalami penyusutan massa otot pada daerah betis yang sudah di amputasi. Dan hal ini adalah sesuatu yang normal bagi pengguna kaki palsu bawah lutut.

Biasanya keluhan inilah yang paling sering disampaikan oleh pasien kepada teknisi kaki palsu. Yang sebelumnya awal pemakaian biasa hanya memakai satu kaos kaki palsu,namun beberapa bulan kemudian bertambah kadang sampai 6 lapis kaos kaki saja.

Olehnya itu biasa ada beberapa solusi yang ditawarkan oleh teknisi kaki palsu mengatasi kasus yang seperti ini. Diantaranya adalah melapisi soft soket bagian dalam dengan tambahan lapisan spon agar lebih sempit. Atau pilihan lain adalah mengganti soket yang baru setelah pemakaian sekitar 6 bulan.

Dari beberapa pengalaman yang ada, biasanya penggantian soft soket yang kedua adalah ukura yang sudah permanen untuk mendapatkan ukuran soket yang nyaman dan ideal.

Latihan berjalan yang lama bagi orang normal maka akan menambah massa otot betis sedangkan untuk pasien amputasi bawah lutut justru sebaliknya,yang mana massa otot betisnya apabila terus di gunakan berjalan dengan memakai kaki palsu,justru lebih mengecil Karena otot betis tersebut sudah tidak berfungsi lagi seperti kaki normal. Yang mana ujung tendon ototnya betisnya tersebut sudah tida ada lagi

Untuk itu pentingnya pemberian edukasi bagi setiap pasien pasca amputasi untuk melakukan pembalutan menggunakan elatis perban pada area yang sudah di amputasi sampai tiba waktu pengukuran kaki palsunya, agar lingkaran betisnya menyusut sampai batas maksimal sehingga kedepannya saat pembuatan soketnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Dan catatan tambahan,bahwa teknik pembalutan menggunakan elatis perban dilakukan agak pres dan kencang sesuai toleransi kenyamanan pasien. Dan saat dilepas elastis perbannya,sebaik 10 sampai 15 menit saja lalu di balut kembali.

KENAPA SIH DOKTER VONIS SAYA UNTUK SEGERA AMPUTASI KAKI?

Amputasi kaki adalah suatu keputusan akhir oleh dokter bedah setelah melalui suatu pemeriksaan pada seorang pasien. Terkadang hal ini menimbulkan rasa syok dan sedih setelah mendengarkan saran dan anjuran tersebut, betapa tidak terbayang rasa malu dan hilangnya salah satu anggota kakinya yang selama ini menjadi bagian dalam aktivitas hidupnya.

Meski demikian, keputusan dokter tersebut memiliki kemaslahatan pada seseorang demi menghindari kondisi yang lebih buruk dan menyelamatkan jiwa pasien itu sendiri.

Berikut beberapa alasan dokter untuk melakukan amputasi:

  1. Gangren : Adanya kematian jaringan yang disebut gangren sehingga menyebabkan hilangnya fungsi dari jaringan tubuh tersebut yang bisa disebabkan oleh penyakit diabetes atau gangguan pembuluh darah perifer, ditandai dengan jaringan tubuh yang berwarna hitam.
  2. Tumur Ganas : Timbulnya tumor ganas pada daerah tungkai, yang biasanya terlihat sebagai pembesaran jaringan yang tidak normal yang disertai rasa nyeri.
  3. Cedera Serius : Cedera akibat kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan kerja.
  4. Cacat Bawaan : Cacat sejak lahir yang menyebabkan kelainan bentuk dan fungsi pada anggota geraknya.

Setelah menjalani tindakan amputasi, selanjutnya dilakukan proses pemulihan dalam kurun 1-2 minggu di rumah sakit.

Program rehabilitasi pasca amputasi sangat dibutuhkan dan tentu ditangani oleh tim rehabilitasi atau fisioterapi untuk persiapan nantinya melakukan prosedur pembuatan kaki palsu.

Ketidakhadiran penanganan oleh fisioterapi tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang teknisi kaki palsu dalam mempersiapkan proses pengukuran kaki palsu. Betapa tidak, terkadang pasien tiba-tiba datang untuk diukur padahal kondisi fisik belum memungkinkan karena kurangnya edukasi pasca amputasi.

Untuk program pasca amputasi, sebaiknya dilakukan pembalutan pada tungkai tubuh yang sudah diamputasi, baik amputasi di atas lutut maupun amputasi di bawah lutut.

Selanjutnya, latihan berdiri dan berjalan menggunakan 2 tongkat juga sangat dibutuhkan bimbingan dan arahan dari tim rehabilitasi.

Latihan penguatan otot oleh fisioterapi sangat berperan membantu memulihkan kondisi fisik untuk aktivitas fungsionalnya menjelang pengukuran kaki palsu.

Dan hal yang tidak kalah pentingnya pasca amputasi adalah perawatan luka secara rutin untuk mempercepat proses pemulihan dan kesembuhan luka yang ada, karena hal tersebut menjadi syarat wajib untuk memakai kaki palsu adalah sembuhnya luka secara sempurna.

Luka Amputasi Tak Kunjung Sembuh ? Jangan Panik !

Luka Amputasi Tak Kunjung Sembuh ? Jangan Panik
Luka Amputasi Tak Kunjung Sembuh ? Jangan Panik

Salah satu hambatan atau sebab tertundanya pemasangan kaki palsu adalah masih adanya luka pada ujung amputasi yang belum sembuh secara total. Kesembuhan luka merupakan salah satu syarat untuk bisa dilakukan pengukuran dan casting guna mencegah timbul rasa tidak nyaman berupa nyeri atau memperparah luka yang belum sembuh.

Beberapa penyebab luka diujung amputasi yang biasanya mengalami proses penyembuhan yang lama. Diantaranya ada riwayat diabetes pada pasien tersebut, masih adanya bekas benang jahit yang tersisa dalam tubuh, adanya pecahan tulang melayang yang tersisa serta terjadinya infeksi tulang (osteomielitis)yang menyebabkan sering keluarnya cairan bening atau cairan kuning pada ujung amputasi.

Olehnya itu, sebagai teknisi kaki palsu, perlu memperhatikan keadaan tersebut sebelum lanjut ke tahap pengukuran kaki palsu agar program latihan dapat tercapai sesuai yang diharapkan.

Setidaknya memberikan edukasi tentang cara perawatan luka atau menyarankan untuk dilakukan tindakan pengobatan secara berkala ke perawat luka atau dokter yang menangani.

Sekadar penanganan untuk luka yang tidak berat,maka biasa dilakukan pembersihan sendiri oleh pasien atau dibantu oleh teknisi kaki palsu dengan menyiapkan cairan NaCL (cairan infus) dengan kain kasa steril lalu dilapisi cutimed sorbacht

Akan tetapi apabila penyebab luka tidak sembuh tersebut karena adanya benda asing berupa serpihan tulang atau sisa benang yang tertinggal,maka tentu sebaiknya dilakukan tindakan lanjut ke dokter yang menanganinya.

KAKI TERASA GATAL, KRAM ATAU SAKIT PADAHAL SUDAH DI AMPUTASI? INI PENJELASANNYA!

Luka Setelah Amputasi
mengurangi dan menghilangkan keluhan dan rasa gatal, kram dan nyeri

Hampir merata pasien yang sudah di amputasi, baik amputasi bawah lutut maupun amputasi atas lutut datang dengan keluhan yang sama saat dilakukan pengukuran kaki palsu. Keluhan itu tentulah hal yang wajar dan normal saja, dan akan berangsur hilang saat menggunakan kaki palsunya, keluhan ini biasa disebut phantom pain.

Bagi seorang teknisi kaki palsu perlu memberikan edukasi kepada pasien untuk melakukan pembalutan dengan menggunakan elastis perban sebelum melakukan pengukuran castingan pada bagian yang telah di amputasi.

Hal ini sangat membantu untuk mengurangi dan menghilangkan keluhan dan rasa gatal, kram dan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Dan bukan hanya itu saja, pembalutan itu juga sangat penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang optimal agar ukuran kaki palsu lebih ideal.

Dampak yang biasa timbul selama keluhan tidak hilang adalah pasien juga tanpa sadar tiba-tiba berdiri dan melangkah untuk berjalan yang tanpa disadari bahwa kakinya sudah di amputasi.

Kejadian ini biasa terjadi saat bangun dari tempat tidur, sehingga pasien bisa terjatuh atau bisa menyebabkan benturan pada bagian yang telah di amputasi yang tentunya akan memperlambat proses penyembuhan lukanya.

ADUH.., INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH

INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH
INI KEBIASAAN PENCETUS LUKA AMPUTASI KAKI TAK KUNJUNG SEMBUH

Penyembuhan luka secara normal pada bekas amputasi pada bagian amputasi bawah lutut atau amputasi atas lutut sekitar 3 bulan pasca operasi dan khusus untuk pasien diabetik, biasa memerlukan waktu yang lebih lama. Meskipun pada bagian kulit luarnya sudah tampak sembuh.

Standar waktu untuk dilakukan pembuatan kaki palsu inilah menjadi acuan bagi seorang pembuat/teknisi kaki palsu.

Namun dalam perjalanan waktu tersebut (pasca operasi sampai 3 bulan), terkadang pengukuran kaki palsu, terpaksa ditunda akibat lukanya belum sembuh.

Salah satu kebiasaan pasien ini adalah seringnya menggaruk pada bagian area luka yang terasa gatal, dan hal ini memang sering sekali gatal saat proses penyembuhan lukanya. Untuk itu, apabila timbul rasa gatal, maka cukup di usap saja menggunakan lotion atau minyak.

Sebagai bahan informasi tambahan, apabila akan dilakukan latihan berjalan dengan kaki palsu, baik itu kaki palsu atas lutut (transfemoral prosthesis) atau kaki palsu bawah lutut (transtibial prosthesis) dalam kondisi masih ada luka, maka akan sangat berpotensi menimbulkan luka yang lebih serius sehingga mengganggu proses latihan dan penyempurnaan kaki palsunya.

Olehnya itu, edukasi, bimbingan seorang teknisi kaki palsu sangat dibutuhkan dalam menuntun pasien tersebut agar bisa mandiri menggunakan kaki palsu dirumah.

PERSIAPAN YANG DIBUTUHKAN SEBELUM MEMBUAT KAKI PALSU atau TANGAN PALSU

Harapan Medika Makassar Sebagai Pusat Informasi Pembuatan Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu Ortopedi lainnya Alamat Pembuat Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar Alamat Office : RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Unit Rehabilitasi Medik, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11, Makassar Alamat WorkShop : City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar - Maros KM 25 | Telp : 085394849766
Harapan Medika Makassar Sebagai Pusat Informasi Pembuatan Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar, serta alat bantu Ortopedi lainnya Alamat Pembuat Kaki Palsu Makassar dan Tangan Palsu Makassar Alamat Office : RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Unit Rehabilitasi Medik, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11, Makassar Alamat WorkShop : City Of Darul Istiqamah, Jalan Poros Makassar - Maros KM 25 | Telp : 085394849766

Jika anda adalah seorang pasien amputasi kaki yang tentunya membutuhkan kaki palsu, maka hendaknya dibutuhkan persiapan fisik dan memperhatikan faktor resiko yang bisa menimbulkan keluhan saat memakai kaki palsu nantinya.

Berikut beberapa persiapan atau hal yang perlu anda perhatikan saat menjelang pengukuran kaki palsu :

  1. Hendaknya pasca amputasi selalu membalut bagian yang telah di amputasi dengan menggunakan elastis perban agak kencang sesuai toleransi.

    Dan apabila ada rasa ngilu, kram atau rasa tidak nyaman, maka bisa dilepas 10 hingga 15 menit, lalu dibalut kembali sampai waktu pengukuran kaki palsu.

    Hal ini sangat penting agar ukuran betis atau paha yang sudah diamputasi menjadi lebih mengecil dari ukuran kaki normalnya, agar nanti hasil cetakan dan ukuran kaki palsu lebih ideal.
  1. Hal lain yang harus anda perhatikan adalah ujung amputasinya benar benar sudah sembuh.
    Upayakan memesan kaki palsu minimal 3 bulan setelah operasi terakhir. Anda harus tetap berlatih berdiri dan berjalan menggunakan 2 tongkat.

    Bagi anda yang amputasi bawah lutut, maka hendaknya selalu melatih meluruskan lututnya agar tidak kaku.
  1. Dan yang terakhir adalah membangun rasa optimis dan percaya diri serta menerima ketetapan ALLAH bahwa musibah ini tentu adalah ujian hidup serta takdir ALLAH yang harus diterima dengan sabar dan lapang dada serta bersangka baik kepada ALLAH agar menjadi pahala yang akan mengangkat derajat kita di surga.

Insya ALLAH 🤲🤲🤲 aaamin.